Kos-kosan Menyerupai Fungsi Hotel Marak di Sleman

Editor: Ivan Aditya

SLEMAN, KRJOGJA.com – Kos-kosan atau pondokan yang menyerupai fungsi hotel mulai marak di Kabupaten Sleman. Untuk menata dan mengembalikan fungsinya sebagai kos-kosan, DPRD Kabupaten Sleman segera membentuk panitia khusus (pansus) untuk membahas raperda terkait pondokan.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sleman, R Inoki Azmi Purnomo SAg, mengatakan Sleman memang belum memiliki perda yang mengklasifikasikan jenisjenis pondokan. Sementara realita di lapangan, sudah marak kos-kosan yang fungsinya seperti hotel.

"Kos-kosan itu mirip hotel karena dapat disewa harian. Makanya kami perlu melakukan penataan dan klasifikasi jenis pondokan di Sleman," jelas Inoki.

Adapun kajian raperda yang di sampaikan yaitu, penyelenggaraan usaha pondokan, penyelenggaraan usaha reklame, pelayanan kepemudaan, serta pencegahan dan peningkatan kualitas terhadap perumahan kumuh dan permukiman kumuh. Lebih lanjut dikatakan, kos-kosan yang fungsinya seperti hotel itu tentunya menyalahi fungsi dan sulit dikontrol. Hal itu dikarenakan penghuni kos-kosan tidak terdata di pengurus RT/RW setempat.

"Tentunya ini juga mempunyai dampak negatif di masyarakat karena tidak bisa kontrol. Tentunya sangat riskan akan melanggar norma adat, normal sosial, norma agama dan lainnya," ujarnya.

Dengan membahas raperda ini diharapkan, nantinya ada klasifikasi pondokan dengan mendasarkan ukuran kamar, jumlah kamar, fasilitas kamar dan fasilitas umum. Selain itu juga berkaitan dengan persyaratan perizinan yang harus dilengkapi.

"Di samping itu juga akan ada kewajiban dan hak penyelenggara pondokan, pembinaan dan pengawasan. Raperda ini bertujuan untuk memberikan regulasi yang jelas bagi pelaku usaha pemondokan," paparnya. (Sni)

BERITA REKOMENDASI