Kreatif! Bikin Alat Gym dari Besi Bekas, Polisi Sleman Ini Viral

Editor: KRjogja/Gus

SLEMAN,KRJOGJA.com – Belum lama ini pemilik nama Aiptu Ifanudin, anggota Polsek Gamping, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sedang hangat menjadi buah bibir di kalangan rekan kerjanya. Bagaimana tidak, personel yang bertugas sebagai Babinkamtibmas Desa Banyuraden ini baru saja meraih juara 3 lomba Babinkamtibmas se-Indonesia yang digelar Mabes Polri, 19-20 Juni lalu.

Diketahui, Ifanudin selama kurun waktu empat tahun sudah berinovasi membuat alat gym dari besi bekas. Alat-alat tersebut kini memenuhi tiga tempat gym bernama Prolog Gym di Sleman dan Bantul dibina langsung oleh Ifanudin‎. jangan salah, saat ini membernya pun sudah mencapai ribuan orang, dari kalangan masyarakat umum hingga atlet binaraga.

"Dulu tahun 2002 saya sudah jadi atlet binaraga, karena saya cidera punggung, oleh KONI diberi waktu ikut pelatihan juri nasional tipe B," kata Ifanudin menceritakan awal perjalanannya membuat alat gym di kompleks Balai Desa Ambarketawang, Gamping belum lama ini.

Selesai pelatihan juri, Ifanudin punyai keinginan untuk memiliki tempat gym sendiri. Karena beli alatnya mahal sampai ratusan juta, dia kreasi sendiri dari bahan besi bekas yang dia beli dengan cara bertahap.

Bahan baku besi dia membeli di tempat rosok secara kiloan. Khusus untuk alat yang berada di tempat gym Gamping, Ifanudin membutuhkan waktu selama 4 tahun untuk membuat dan melengkapinya. Hampir 90 persen berbahan besi bekas.

Ifanudin bercerita, untuk mendapatkan barang besi bekasnya, dia cukup menyisihkan uang rokoknya.

"Ada alasan lain kenapa membuat ini, karena adanya keluhan dari teman-temannya yang merasa kalau mau gym biayanya relatif mahal. Saya memberanikan diri untuk memulai berinovasi alat itu," tuturnya.

Ifanudin menyadari, alat yang dia inovasikan memang tak tampak sama seperti alat gym pabrik. Namun untuk kebutuhan olah raga, alat tersebut memiliki fungsi yang sama dan sesuai standar yang dipakai untuk gym pada umumnya.

"Saya sempurnakan betul, ukuran, berat beban, intinya agar pemakaian maksimal tanpa mengesampingkan kenyamanan," katanya.

Biaya main gym di tempatnya tergolong murah meriah, hanya Rp 2.000 – Rp 3.000 dengan fasilitas main sepuasnya dan minum gratis.

Meski hanya berbahan besi bekas, namun alat gym kreasi Ifanudin ini mampu membantu mencetak atlet binaraga profesional. "Ada sembilan atlet, tiga binaraga dan enam angkat besi. Nanti ikut Porda, selanjutnya ada Kerjurnas," terang Ifanudin.

Kapolda DIY, Irjen Pol Ahmad Dofiri mengapresiasi inovasi salah satu anak buahnya itu. Dofiri berharap semangat Ifanudin mampu ditiru anggota polisi lainnya.

"Saya kira Ifanudin ini sosok Babinkamtibmas yang sebagaimana kita harapkan bersama, dekat dengan masyarakat dalam bimbingannya mampu memberikan inovasi di bidang olahraga. Di sini semua kreasi Ifanudin menggunakan alat-alat yang dimodifikasi sedemikian rupa tetapi tetap memenuhi standar," pungkasnya. (ive)

 

BERITA REKOMENDASI