Kronologi Kebakaran Jogja City Mall Menurut Saksi Mata

SLEMAN, KRjogja.com – Kebakaran melanda lantai atas gedung Jogja City Mall (JCM) malam ini, tepatnya di Gereja Bethel Indonesia (GBI) Keluarga Allah yang berada di lantai 4. Kobaran api diduga berasal dari konsleting arus listrik yang berada di sekitaran panggung.

Saksi mata kejadian David Christian The (19) menerangkan, awalnya ibadah sudah berlangsung lancar selama 90 menit. Namun saat memasuki kotbah, sound mendadak bermasalah hingga membuat microfon mati. Tidak berselang lama, terdengar suara ledakan kecil diikuti kepulan asap dari bagian alat musik yang berada di kanan panggung. 

"Kayak ada bunyi ledakan kecil gitu terus muncul asap baru api," ujar David yang merupakan jemaah GBI Keluarga Allah.

Mengetahui adanya kobaran api, jemaah gereja pun langsung berlarian menyelamatkan diri. Kepanikan yang tinggi membuat mereka saling berdesakan di pintu keluar. Tidak sedikit pula yang kemudian memutuskan melewati jalur darurat untuk menghindari pusat kebakaran.

"Waktu api cenderung kecil ada yang langsung keluar terus ada intruksi buat keluar juga. Beberapa orang ngambil alat semprot pemadam kebakaran buat ngebantuin," tuturnnya kepada KRjogja.com, Rabu (27/09/2017) malam.

David mengimbuhkan, sebelum berhasil keluar dari gereja ia terakhir kali melihat kobaran api sudah hampir merembet bagian atas gedung. Melihat orang-orang berlarian, ia pun langsung turut menyelamatkan diri.

"Terakhir aku lihat ya pas aku masih di dalam itu udah lumayan besar, hampir merambat ke atas. Aku keluar setelah semua orang pada lari-larian, karena awalnya aku pikir masih bisa dipadamin ternyata malah makin besar," imbuhnya.

Saki mata lainnya, Brigitha Paramitha Maharesmi Nugraheni Putri (18) menambahkan awalnya ibadah berlangsung dengan nyanyian yang sangat menarik. Kala pendeta menyampaikan kotbah, mendadak berhenti dan microfonnya mati. Jemaah pun mengira bahwa ada kesalahan kabel, tetapi tiba-tiba dari alat band muncul kepulan asap yang disusul dengan kobaran api.

"Awalnya sih nyanyi seru-seruan, sampe pendetanya kotbah itu belum lama ngomong, kok tiba-tiba beliau berhenti, terus microfonnya mati gitu, nah semua orang kira kesalahan kabel atau apanya gitu, tapi kok lama-lama dari tempat alat-alat band itu keluar asap, lah lama-lama jadi api gede," tegasnya.

Menurut Brigitha, kobaran api sendiri sebenarnya sudah sempat terlihat padam, namun setelah itu api justru semakin membesar dan merembet ke bagian lainnya.

Hingga kini, keterangan resmi penyebab kebakaran pun belum diberikan oleh pihak GBI Keluarga Allah maupun pengurus JCM. Meskipun begitu, kobaran api yang mulai muncul sekitar pukul 19.30 WIB itu berhasil dipadamkan, setelah 11 mobil pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi kejadian. (Mg-10)

 

BERITA REKOMENDASI