Kuasa Hukum Sebut Tidak Ada Paksaan dari HS ke “Agni”

YOGYA, KRJOGJA.com – Kuasa Hukum HS, Tommy Susanto SH selaku terlapor dalam kasus “Agni” menganggap kejadian saat Kuliah Kerja Nyata (KKN) UGM bukanlah pemerkosaan seperti yang dituduhkan selama ini. Tidak ada paksaan dari HS kepada “Agni” seperti cerita yang berkembang selama ini.

Dalam pemeriksaan, Tommy yang mendampingi HS mencatat beberapa keterangan bahwasanya saat kejadian pukul 03.00 dinihari, korban Agni yang sebelumnya datang ke pondokan laki-laki memilih masuk ke kamar HS. Saat kejadian menurut Tommy, HS sebelumnya juga sedang dalam posisi tidur di mana Agni lantas masuk. 

“Itu harusnya berbeda tapi saat itu korban sendiri yang seharusnya berada di tempatnya, datang ke rumah pondokan terlapor tidur dan tinggal. Terlapor saat itu keadaan tidur. Korban masuk ke kamar tanpa harus dipaksa dan kejadian di jam 03.00 mereka mengobrol, jadi hal-hal yang sempat disampaikan selama ini berbeda, karena dalam kondisi sadar. Bahwa apalagi saya garis bawahi, tidak ada hubungan suami istri yang terjadi saat itu,” tegasnya saat bertemu wartawan, Sabtu (29/12/2018). 

Baca Juga : HS Merasa Sudah Divonis Meski Penyidikan Belum Selesai

Meski begitu Tommy sempat mengatakan bahwa saat kejadian diantara keduanya memang sempat melakukan kontak fisik seperti adanya ciuman hingga meraba-raba tubuh. Namun Tommy mengatakan tidak ada paksaan dari HS seperti yang disampaikan selama ini dan HS serta korban dalam kondisi sama-sama sadar. 

“Tapi menurut HS tidak ada hubungan spesial dengan korban. Bahkan ia tahu korban sudah punya pacar dan pacarnya tahu. Mereka dalam keadaan sadar, suka sama suka berdasar jawaban tidak ada paksaan saat dimintai keterangan polisi,” pungkasnya. (Fxh)

Baca Juga :

BERITA REKOMENDASI