KWT Srikandi Mrican Juara 5 P2L Nasional

Editor: KRjogja/Gus

SLEMAN, KRJOGJA.com – Memperingati Hari Tani, para petani diajak terus berkarya agar tidak terjadi rawan pangan. Terlebih dalam kondisi pandemi Covid-19, sektor pertanian menjadi sektor yang tidak terdampak. Dalam peringatan Hari Tani ini juga dilakukan panen Pekarangan Pangan Lestari (P2L) di seluruh Indonesia.

Plt Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan DIY Syam Arjayanti mengatakan, dalam peringatan Hari Tani ini dilakukan bersama Menteri Pertanian dengan menggunakan video conference. Dalam kesempatan ini KWT Srikandi Mrican juga mewakili DIY dalam lomba di P2L tingkat nasional. “Dalam teleconferece, Menteri Pertanian sempat menyampaikan agar petani tetap bekerja di pandemi Covid-19. Para petani tetap berkarya dan semakin sejahtera,” ujar Syam Arjayanti di sela-sela acara di KWT Srikandi Mrican, Kamis (24/9).

Syam mengungkapkan, Menteri Pertanian juga menekankan meski bidang pertanian jadi sektor tidak terdampak tapi juga harus mewaspadai jika terjadi rawan pangan. Sehingga dalam hal ini petani berperan penting. Pasalnya di beberapa negara mulai tidak melakukan eksport bahan pangan tapi untuk mencukupi negaranya masing-masing. “Kita harus tetap optimalkan apa yang disekitar kita agar bisa bertahan kedepannya. Apa yang bisa ditanam itu bisa mencukupi kebutuhan sehari-hari,” beber Syam.

Syam menyatakan, KWT Srikandi Mrican dipilih berdasarkan monitoring Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan. Bahkan sebelum ada dari pusat, KWT Srikandi sudah memanfaatkan lahan mereka untuk menanam sayur dan buah. “Kedepan akan ada lomba serupa di tingkat kabupaten kota dan provinsi. Dengan kegiatan ini, kegiatan di KWT bisa mengajak warga sekitar untuk mengikuti memanfaatkan sekecil apapun lahan mereka,” tandas Syam.

BERITA REKOMENDASI