Lanud Gading Bakal Jadi Bandara

YOGYA (KRjogja.com)  – Lapangan Udara (Lanud) di Gading Playen akan dikembangkan menjadi bandara udara untuk mendukung pariwisata Gunungkidul. Dengan memiliki panjang landasan (runway) 1.500 meter, Bandara Udara Gading cukup direvitalisasi dan ditambah fasilitas yang belum ada untuk bisa beroperasi. 

"Revitalisasi cukup 1 tahun dan kemudian bisa dioperasikan," terang Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi kepada wartawan usai Seminar Nasional 'Pengembangan Industri Pariwisata Gunungkidul' di Ballroom Hotel Royal Ambarukmo, Yogyakarta, Jumat (18/11/2016). Seminar digagas Bank BCA dan Alumni SMA Kolose de Brito.

Menurut Budi, Kemenhub akan mengembangkan potensi yang memang bisa dikembangkan, salah satunya Bandara Gading ini. Dalam pengembangan Bandara Gading, Kementerian Perhubungan akan menggandeng Pemerintah Daerah Kabupaten Gunungkidul. "Kita lihat lagi strukturnya seperti apa, baru nanti kita lakukan revitaslisasi," katanya.

Dikatakan Budi, Bandara Gading cocok untuk pendaratan pesawat jet peribadi atau pesawat jarak pendek ATR. Sehingga wisatawan yang ingin langsung mengunjungi objek wisata di Gunungkidul bisa langsung 'landing' di Bandara Gading dan tak perlu ke Bandara Kulonprogo.  

Menteri Pekerjaam Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono mengatakan, guna lebih mendorong perekonomian khususnya di Pulau Jawa,  akan menyelesaikan pembangunan Tol Trans Jawa yang menghubungkan Merak-Surabaya sejauh 661 kilometer, pada tahun 2018. Kemudian juga akan dibangun tol yang menghubungkan Bawen- Magelang-DIY dan Tasikmalaya-DIY-Solo, namun masih dalam tahap Feasibility Study (FS). "Meskipun masih dalam tahap FS, akan kita dahulukan," kata Basuki.

Gubernur DIY Sri Sultan HB X meminta Bupati Gunungkidul Hj Badingah SSos membuat surat ke Pemerintah Daerah DIY untuk mengatasi kebutuhan listrik di kawasan pantai selatan. Karena itu, perlu dilakukan penarikan kabel PLN dari zona utara ke selatan. (Dev/*-2)

BERITA REKOMENDASI