Lanud Temukan Dua Balon Udara di Area Penerbangan

Editor: KRjogja/Gus

SLEMAN, KRJOGJA.com – Meski sudah diperingatkan dengan keras, masyarakat masih juga menerbangkan balon udara tanpa izin. UU No 1 Tahun 2009 tentang penerbangan sepertinya tidak digubris oleh sebagian masyarakat. Sebab, Senin (03/07/2017) sore, Pomau dan Paskhas Lanud Adisutjipto menemukan dua balon udara di area penerbangan.

"Saya sudah memperingatkan dan melarang menerbangkan balon udara, sejak ada 41 laporan dari pilot pesawat komersial. Tetapi kenapa masih ada yang melanggar," ucap Komandan Lanud Adisutjipto Marsma TNI Novyan Samyoga di Media Center Lanud Adisutjipto, Selasa (04/07/2017) bersama barang bukti kedua balon udara yang ditemukan anggotanya.

Dikatakan, Senin (03/07/2017) sore di wilayah Kalasan Sleman ditemukan balon udara berdiameter 7 meter dan panjang sekitar 8 meter. Menurut Novyan Samyoga, balon udara itu terbang menggunakan kaleng yang diisi minyak hingga menghasilkan udara. Sedangkan di wilayah Berbah juga ditemukan balon udara dengan diameter yang lebih besar lagi. 

"Kedua balon udara ini sudah masuk area penerbangan. Betapa berbahayanya jika nanti ada pesawat yang take off atau landing di Bandara Adisutjipto Yogyakarta. Jika nanti ada balon udara lagi, saya akan terbang menggunakan helikopter dan berupaya menurunkan balon itu," tegas danlanud.

Kapentak Lanud Adisutjipto Mayor Sus Giyanto menambahkan, upaya membuat dan menerbangkan balon udara tanpa izin adalah melanggar UU No 1 Tahun 2009 tentang penerbangan. Adapun ancaman hukumannya berdasar pasal 53 ialah pidana penjara dua tahun atau denda maksimal Rp 500 juta. (Adk)

 

BERITA REKOMENDASI