Lapas Cebongan Ajukan Remisi 296 Napi

Editor: Ivan Aditya

SLEMAN, KRJOGJA.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sleman akan melaksanakan rencana pemberian remisi sebanyak 296 warga binaan pemasyarakatan (WBP) yang memenuhi syarat. Rencananya pemotongan masa hukuman ini akan diberikan saat remisi Idul Fitri, remisi umum dan remisi Natal Tahun 2020.

Hal ini disampaikan Kalapas Sleman Gunarto saat acara media gathering bertema ‘Kolaborasi Dukung Resolusi Pemasyarakatan Tahun 2020’, Kamis (27/02/2020). Menurut Gunarto, Lapas Kelas IIB Sleman telah melaksanakan program integrasi Rencana Pemberian Hak Pembebasan Bersyarat (PB) tahun 2020 kepada 44 orang.

“Rencana pemberian cuti menjelang bebas (CMB) 2020 kepada 1 orang, pemberian Cuti Bersyarat (CB) kepada 78 orang. Sedangkan rencana pemberian Cuti Mengunjungi Keluarga (CMK) nihil. Untuk rencana pemberian asimilasi 2020 kepada 18 orang,” terang Gunarto.

Baca juga :

Jajaran Direksi PT BP Kedaulatan Rakyat Kunjungi YIA
Nurkadhatyan Spa Bangkitkan Energi Jawa Kuno

Gunarto mengungkapkan, dalam rangka mewujudkan Resolusi Pemasyarakatan tahun 2020, seluruh jajaran pemasyarakatan dituntut meningkatkan sinergi dan kolaborasi antara jajaran pemasyarakatan dengan awak media dan stakeholder lainnya. “Kegiatan ini sebagai penghubung antara institusi dan publik, untuk melakukan keterbukaan informasi melalui media massa baik internal maupun eksternal,” tandas Gunarto.

Menurutnya, sejauh ini, pengetahuan publik tentang pemasyarakatan masih dalam konteks lembaga pemasyarakatan dan penjara. Padahal ruang lingkup pemasyarakatan tidak terbatas sampai disitu saja.
“Pengetahuan dan pemahaman publik tentang pemasyarakatan ini akan mempengaruhi pandangan mereka mengenai pemasyarakatan. Selain pengetahuan dan pemahaman publik, adanya persoalan klasik yang terjadi di ranah pemasyarakatan juga turut membangun persepsi masyarakat dan menciptakan citra tertentu terhadap institusi pemasyarakatan,” ungkap Gunarto.

Gunarto menambahkan, Lapas Sleman selama ini melaksanakan pembinaan terhadap warga binaan pemayarakatan. Mulai dari pelatihan pelatihan jasa konstruksi, pelatihan las listrik, pelatihan budidaya lele. Selain itu Lapas Kelas IIB Sleman juga mendukung peningkatan target Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang telah ditentukan Dirjend Pemasyarakatan.

“Kami telah bekerja sama dengan pihak ketiga untuk penyaluran atau penjualan hasil karya warga binaan pemasyarakatan. Selain itu PNBP juga dihasilkan dari pemesanan barang barang mebel yang dipesan keluarga petugas atau petugas Lapas Sleman,” pungkas Gunarto. (Aha)

BERITA REKOMENDASI