Lewat SNMPTN, UIN Suka Terima 268 Calon Mahasiswa Baru

SLEMAN, KRJOGJA.com – Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta menerima 268 siswa calon mahasiswa baru lewat jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) tahun 2019.  Jumlah 268 terbagi oleh program studi IPA/Saintek 120, dan progam studi IPS/Fishum 148 dari 17 progam studi yang ditawarkan.Kuota ini merupakan jumlah 20% dari seluruh jalur penerimaan mahasiswa baru di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Ketua Admisi Aulia Faqih Rifa'i, M.Kom menuturkan mereka yang lolos SNMPTN 2019 sebelumnya telah menyisihkan 3.286 siswa yang mendaftar ke UIN Sunan Kalijaga dengan sistem seleksi dan evaluasi menggunakan nilai siswa sejak semester pertama SMA/MA/SMK beserta prestasi akademik dannon-akademik. "Seleksi ini benar-benar memilih calon mahasiswa yang memiliki bakat dan unggul," kata Aulia Faqih.

Aulia menambahkan untuk kelompok program studi saintek pada peminat terbanyak SNMPTN kali ini adalah Progam Studi Teknik Informatika, Pendidikan Matematika dan Teknik Industri. Sedangkan untuk program Soshum peminat terbanyak pada Progam Studi Psikologi, Ilmu Komunikasi dan Ilmu Hukum.Meski tahun ini ada penurunan pendaftaran dari tahun lalu dari 4.196 menjadi 3.286.

Menurut Aulia menurunnya animo pendaftar SNMPTN karena peraturan yang baru dan lebih selektif. Dan ini terjadi secara nasional, dari pusat menghendaki pendaftar SNMPTN yang memiliki kualitas unggul dan tidak asal mendaftar di perguruan tinggi negeri. " Mereka yang lolos SNMPTN tidak bisa daftar SBMPTN, tapi masih bisa ikut UTBK," ucap Aulia.

Sementara Sekretaris Admisi UIN Sunan Kalijaga Dr. Agung Rokhimawan, M.Pd menjelaskan bagi mereka yang lolos SNMPTN harus membuat akun data profil mahasiswa secara online melalui laman dataprofil.uin-suka.ac.id. Mereka mengisi biodata serta mengunggah dokumen yang disyaratkan, mulai 25 Maret 2019 pukul. 16.00 sampai dengan 08 April 2019 pukul.24.00.Kemudian data siswa yang sudah diupload akan diverifikasi dan validasi oleh petugas langsung dan tidak bisa diwakili. (*)

BERITA REKOMENDASI