Lewati Kawasan Situs Cagar Budaya, Tol Yogya-Solo Dikerjakan Hati-hati

SLEMAN, KRJOGJA.com – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Marga Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah-DIY, sangat berhati-hati dalam melakukan pekerjaan konstruksi proyek pembangunan jalan tol di DIY yang ditargetkan selesai 2024. Kehati-hatian pekerjaan konstruksi ini terutama karena banyak situs cagar budaya, sehingga harus dilakukan tahap demi tahap secara khusus.

Kabid Preservasi BBPJN Jateng-DIY Agung Sutarjo menyampaikan, pihaknya terus berupaya merampungkan proyek pembangunan infrastruktur jalan tol yang menjadi Proyek Strategis Nasional. Salah satunya proyek pembangunan jalan tol yang belum terbangun di DIY yaitu Jalan Tol Yogya-Solo sepanjang 40,5 km dan Jalan Tol Yogya-Bawen sepanjang 71 km, sedangkan Jalan Tol Yogya-Cilacap via Kulonprogo masih dalam tahap perencanaan desain dan sebagainya selama dua tahun ke depan.

“Proyek pembangunan Jalan Tol Yogya-Solo yang kini sudah memasuki proses pembebasan lahan, disusul pekerjaan konstruksi elevated maupun at grade, harus benar-benar berhati-hati karena banyak melewati situs cagar budaya. Dalam hal ini Tim Perencanaan Desain kita bekerja sama dengan Tim Arkeolog, jangan sampai proyek pembangunan tol ini justru merusak situs cagar budaya dalam tahapan konstruksinya,” ungkap Agung dalam Media Gathering Kementerian PUPR bekerjasama dengan PWI Pusat di Royal Ambarrukmo Yogyakarta, Selasa (27/10/2020).

BERITA REKOMENDASI