Libur Natal, Begini Rekayasa Lalu-Lintas di Sleman

SLEMAN (KRjogja.com) – Polisi Lalu-Lintas dari Polres Sleman Selasa (20/12/2016) mulai melakukan rekayasa lalu-lintas di ruas jalan yang dirasa rawan kemacetan selama libur Natal dan Tahun Baru. Polisi mempersiapkan pengalihan rute kendaraan untuk mengurai kemungkinan kepadatan yang terjadi selama periode libur panjang tersebut.

Kasat Lantas Polres Sleman AKP Ahmat Hidayat mengatakan pihaknya mempersiapkan beberapa alternatif rencana rekayasa lalu-lintas di wilayah Sleman. Beberapa titik rawan seperti pintu masuk utara, barat dan timur mulai dipasang rambu pemberitahuan yang ditujukan untuk kendaraan yang masuk wilayah Sleman.

"Di Jalan Magelang Tempel yang masuk ke arah kota tetap lewat Jombor sementara yang menuju Solo akan dialihkan lewat alternatif Pakem yang ke Kulonprogo lewat Minggir, sementara dari barat Jalan Wates Gamping kendaraan menuju Solo masuk ke Ringroad Selatan untuk mengurangi kepadatan di kota. Nah untuk kendaraan dari timur menuju kota akan tetao melewati Jalan Yogya Solo sementara yang mengarah ke Magelang kita lewatkan alternatif Pakem tembus Tempel," terangnya.

Selain pengalihan di tiga ruas jalan utama tersebut, polisi juga melakukan penutupan penggal jalan di pusat keramaian yang ada di Sleman. "Penggal jalan mall atau pasar yang ada di Sleman kita tutup karena potensi kemacetan cukup besar berdasar pengalaman yang lalu," imbuhnya.

Titik kemacetan di kawasan Sleman sendiri menurut pantauan kepolisian ada di beberapa titik yakni Jombor, Batas Kota, Jalan Magelang, Janti dan simpang tiga UIN Sunan Kalijaga. Masyarakat pengguna jalan diminta bersabar dan selalu berhati-hati saat berkendara terutama di waktu yang dirasa akan terjadi kepadatan lalu-lintas.

Jajaran kepolisian dari Polres Sleman akan mulai menggelar operasi Lilin Progo 2016 mulai 23 Desember 2016 hingga 1 Januari 2017. Para petugas akan disiagakan di lokasi yang dirasa rawan kecelakaan dan kemacetan lalu-lintas. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI