Main Keroyokan, Lima Pelajar Diamankan Warga

Editor: Agus Sigit

SLEMAN, KRJOGJA.com – Lima pelajar berstatus tersangka setelah melakukan pengeroyokan terhadap dua remaja. Ancaman penjara 5 hingga 7 tahun, menanti para tersangka setelah penyidik menjerat mereka Pasal 170 atau Pasal 351 KUHP.

Kapolsek Mlati Kompol Toni Priyanto SIK, diwakilkan Kanit Reskrim AKP Noor Dwi Cahyanto mengatakan, kelima tersangka adalah FS (17), TW (17), AV (17), FR (17) dan RA (17). Mereka mengeroyok BR (19) warga Mlati dan KV warga Tegalrejo.
“Para tersangka menganiaya kedua korban menggunakan helm, ikat pinggang dan tongkat aluminium,” ungkap Kanit Reskrim, Senin (24/1).

Dijelaskan, peristiwa terjadi di Jalan Magelang, Kutu Patran, Sinduadi Mlati, Jumat (21/1) sekitar pukul 22.30 WIB. Saat itu, kedua korban berboncengan sepeda motor dari arah Jalan Jambon menuju Jalan Magelang. Sesampainya di Jalan Magelang, saat akan belok kiri korban akan bertabrakan dengan salah satu pelaku lalu saling tatap. Selanjutnya sama-sama mengarah ke Jombor, namun sesampai di batas Kota Yogya, BR merasa ada yang mengikuti. Tidak lama kemudian, KV dilempar dengan menggunakan helm oleh salah satu pelaku. Mendapat serangan, KV berhenti untuk mengambil helm yang dilempar, sedangkan para pelaku tetap jalan menuju arah utara. Setelah mengambil helm, korban melanjutkan perjalanan, tapi saat sesampainya di utara trafight light perempatan Selokan, para pelaku menghadang korban.

Mereka lantas, menghentikan korban dan memukul menggunakan ikat pinggang dan tongkat almunium warna hijau. Takut terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, korban melarikan diri, namun dikejar oleh para pelaku sambil dipukuli dengan ikat pinggang dan tongkat almunium. Sesampai di Kutu Patran, sepeda motor korban bertabrakan dengan salah satu pelaku hingga keduanya terjatuh. Melihat hal itu, para pelaku kembali melakukan tindak penganiayaan sehingga korban mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke rumah sakit.

“Para pelaku berhasil diamankan warga yang sejak awal curiga karena terlihat membawa barang-barang membahayakan. Mereka sempat dihakimi massa, namun pada saat bersamaan polisi sedang patroli sehingga mengamankan kelima pelaku ke Mapolsek,” terangnya.

Kanit menambahkan, dalam kasus itu polisi menyita barang bukti motor, helm dan ikat pinggang dan tongkat aluminium.(Ayu)

 

BERITA REKOMENDASI