Masalah Tower Denggung, Dewan Sleman Janjikan Solusi

SLEMAN, KRJOGJA.com – Permasalahan tower di Denggung RT 04 RW 36 Tridadi Sleman masih bergulir. Warga terdampak mendapatkan kunjungan dari anggota Komisi C DPRD Sleman, Senin (20/1/2020). Warga berharap pemerintah daerah dan DPRD bisa mendengarkan keluhan mereka. 

Baca Juga: Tower Bersama Beritikad Selesaikan & Minimalisir Keluhan Warga Denggung

Ketua Tim Dampak Tower Subagyo menerangkan, dalam pertemuan tersebut, Komisi C menyampaikan bahwa DPRD akan di tengah dan mendengarkan keluhan warga. Pihak Komisi C juga akan memanggil SKPD terkait permasalahan tower.  

"Pada prinsipnya, DPRD berpihak pasti pada masyarakat tapi mempertimbangkan berbagai hal termasuk Perda Investasi. Apabila perusahaan pihak PT Tower Bersama Group (TBG) tidak ada iktikad baik, DPRD tetap mengutamakan kepentingan warga," terangnya.

Subagyo mengaku, sejak mediasi di ruang rapat praja I Setda Kabupaten Sleman awal Januari silam, pihak PT TBG tidak melakukan komunikasi lanjutan dengan warga. Sedangkan tuntutan warga masih sama yakni tower tersebut segera dirobohkan. 

"Pemerintah harus adil dalam arti dari sisi legal dan perizinan. Sehingga tidak hanya berorientasi sebatas pada perizinan dan kompensansi untuk warga saja kemudian permasalahan selesai. Selama ini warga khawatir jika terjadi risiko khususnya jika ada warga terluka bahkan korban nyawa dengan keberadaan tower tersebut," ungkap Subagyo.

Sementara Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Sleman Timbul Saptowo ST mengaku segera memanggil dinas terkait masalah tersebut. Kemudian Komisi C akan mencarikan solusi untuk memecahkan permasalahan itu. 

Baca Juga: Warga Denggung Desak Tower Dirobohkan

"Nanti dinas terkait akan panggil untuk menanyakan persoalan ini. Dari situ, akan mencarikan solusi supaya permasalahan itu tidak berlarut-larut sehingga segera ada kepastian," kata Timbul. 

Menurutnya, solusi yang akan dikeluarkan itu tetap untuk melindungi masyarakat yang terdampak langsung atas pembangunan tower. Di sisi lain, solusi itu juga tidak boleh terlalu memberatkan pengembang.(Aha/Sni)

BERITA REKOMENDASI