Mediasi Gagal, BPN Sleman Siap Hadapi Mbah Darsono

SLEMAN (KRjogja.com) – Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sleman siap menghadapi gugatan Ki Lurah Mangun Sastro Darsono alias Mbah Darsono yang Selasa (13/9/2016) hari ini telah disidangkan perdana di Pengadilan Negeri (PN) Sleman. Di halaman PN Sleman berulang kali Mbah Darsono menyebut pihak BPN Sleman berbuat tidak benar dan meminta kepala BPN yakni Suwito untuk diganti.

Di persidangan perdana dengan agenda mediasi yang dipimpin Sutarjo SH MH, kedua pihak baik Mbah Darsono maupun BPN Sleman sama-sama tidak menemui kata sepakat. Pengadilan pun memutuskan menunda persidangan selama satu minggu kedepan.

"Tadi dua pihak sudah melakukan mediasi dipimpin Sutarjo SH MH, tapi ternyata belum ada kesepakatan. Jadi pengadilan memutuskan untuk ditunda hingga minggu depan," ungkap humas PN Sleman, Wisnu Kristyanto.

Sebelumnya, kepada wartawan kepala BPN Sleman Suwito mengaku siap menghadapi gugatan Mbah Darsono. Menurut dia, BPN menilai telah melalukan langkah tepat dan tidak menyita serta menahan sertifikat tanah Mbah Darsono.

"Kami hanya dititipi saja karena penyitaan dilakukan Polres Sleman dan PN Sleman. Nah Polres menyita karena ada dugaan perbuatan pidana yang dilakukan Mbah Darsono, kalau belum ada penghentian perkara kami belum bisa mengeluarkan, sekarang perkaranya masih P-19, silahkan Mbah Darsono menggugat," terangnya.

Sementara itu pihak Mbah Darsono dari Tim Pembela Orang Susah (TPOS) enggan memberikan komentar pada wartawan. Ketika berusaha dikonfirmasi melalui sambungan telpon, tak ada balasan terucap dari pihak mereka. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI