Melihat ’Boko Tempo Doeloe’ yang Megah

SLEMAN (KRjogja.com) – PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko (TWC BPRB) akan menyelenggarakan kegiatan bertajuk ‘Ratu Boko Festival’. Kegiatan akan diselenggarakan selama enam hari, Selasa-Minggu (20-25/9/2016).

Mengambil tema ’Boko Tempo Doeloe’, akan banyak atraksi seni dan kebudayaan. Baik dari lingkungan sekitar maupun pelajar dan mahasiswa dari berbagai sekolah dan kampus di Yogyakarta. Bahkan juga akan ada stand makanan yang menjajakan malan tempo doeloe sesuai dengan tema yang diambil tahun ini.

“Ini merupakan kegiatan kedua yang diselenggarakan di Ratu Boko. Tahun lalu kita lebih fokus ke art and music. Untuk tahun ini, kita ajak pengunjung untuk bernostalgia melalui makanan tradisional,” kata General Manager (GM) Pemasaran PT TWCBPRB Emilia Eni Utari dalam jumpa pers di kantor Humas Setda Sleman.

Setidaknya ada 20-25 stand makanan yang berasal dari masyarakat sekitar. Baik pelaku UMKM maupun yang biasa bergadang di pasar tradisional. Mereka tidak dipungut biaya untuk ambil bagian dari kegiatan ini. Untuk jenis makanan tradisionalnya, seperti jadah, thiwul hingga gethuk.

Selama event ini berlangsung, panitia mentargetkan 10 ribu pengunjung. Untuk bisa menyaksikan kegiatan ini, tidak dipungut biaya. Karena mereka cukup membayar biaya masuk Ratu Boko. Selain bisa menikmati keindahan Ratu Boko juga sekaligus dapat menyaksikan kegiatan ini.

Baca Juga :

Lomba Foto Instagram di Prambanan dan Ratu Boko Berhadiah Total Rp 8,5 Juta

Lomba Video Instagram Prambanan dan Ratu Boko

Direktur Pemasaran dan Kerjasam PT TWCBPRB Sahala P Siahaan atau yang biasa disapa Riky menambahkan, masyarakat sekitar memang sengaja dilibatkan untuk ambil bagian dalam kegiatan ini. Karena hal tersebut dapat menumbuhkan rasa kepemilikan akan objek wisata setempat.

“Jadi masyarakat dapat memiliki rasa keterikatan dengan objek wisata setempat. Dengan harapan mereka dapat ikut menyebarkan informasi positif. Terutama mengenai keberadaan Ratu Boko, yang oleh masyarakat Indonesia sendiri masih banyak yang belum tahu,” ujarnya. (Awh)

 

BERITA REKOMENDASI