Membantu Kerja Dokter, Aplikasi SPDCM Percepat Baca Data Radiologi

SLEMAN, KRJOGJA.com – Pengolahan data radiologi mulai membuat foto hingga pembacaan oleh radiolog, perlu waktu 12 jam. Dengan aplikasi Sistem Pengiriman Data Citra Medis (SPDCM) data radiologi  bisa sesegera mungkin dibaca dan diketahui diagnosanya. Bahkan  Modul mobileApps, memungkinkan dokter Radiologi dan dokter perujuk untuk berdiskusi tentang hasil pembacaan citra medis pasien.

Hal tersebut dikemukakan Kepala Pusat Studi Informatika Medis PPs FTI UII, Izzati Muhimah PhD ketika mendampingi Mahasiswa Konsentrasi Informatika Medis Magister Teknik Informatika PPs FTI UII Mei Prabowo, Jumat (13/4/2018) di Kampus Jalan Kaliurang KM 14,5. Mei adalah mahasiswa yang mengembangkan  aplikasi SPDCM dan merupakan mahasiswa Peserta Program Thesis BootCamp kerjasama PPs FTI II dan RSU Islam Harapan Anda Tegal.

Menurut Izzati, untuk mengatasi permasalahan waktu pembacaan data tersebut dikembangkan apliaksi yang mampu mengirimkan data citra medis secara cepat dan akurat. “Dengan aplikasi pengiriman data citra medis ini kasus-kasus kegawatdaruratan dapat ditangani secara cepat sehingga upaya penegakan diagnosis dapat dilakukan lebih cepat,” tambah Dosen Magister Teknik Informatika Program Pascasarjana Fakultas Teknologi Industri UII.

Aplikasi ini menurutnya mengintegrasi user – user terkait (Bagian Radiologi, Dokter Radiologi, Dokter Perujuk, Perawat) dalam proses pelayanan pasien radiologi. “Sehingga terbentuklah sebuah layanan interprestasi teleradiologi,” tandasnya.

Aplikasi yang dikembangkan ungkap Mei Prabowo sudah sesuai kebutuhan user. Hal ini dikemukakan berdasarkan hasil pengujian aplikasi user tentang kegunaan aplikasi pengiriman data citra medis ini menunjukan 82,60%. Kemudian kemudahaan pengunaan 77,89 %, kemampuan user dalam mempelajari aplikasi 79,40 % serta kepuasan user 78,97 %.

Dijelaskan, aplikasi pengiriman data citra medis ini terbagi menjadi dua modul yaitu Web Base Aplication dan mobile Aplication. Modul Web-based, digunakan oleh bagian Radiologi dan Perawat untuk melacak aliran informasi hasil pembacaan. Modul mobileApps, memungkinkan dokter Radiologi dan dokter perujuk untuk berdiskusi tentang hasil pembacaan citra medis pasien.

Dari segi keamanan data, sistem pengiriman data citra medis ini dilengkapi dengan fitur Otentifikasi, Otorisasi, Integritas, Penelusuran jejak, Pemulihan pasca bencana, Penyimpanan, dan transmisi. “Sistem ini dimodelkan dan diuji untuk mendukung layanan Bagian Radiologi di Rumah Sakit Umum Islam Harapan Anda, Tegal,” tambahnya. (Fsy)

 

BERITA REKOMENDASI