Mendorong UMKM Sleman Miliki Daya Saing

SLEMAN, KRJOGJA.com – Dalam era globalisasi ini tidak ada batasan ruang untuk menjalankan bisnis. Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang mampu menyesuaikan dengan perkembangan zaman akan bisa bersaing. Untuk itu perlu mendorong keberadaan UMKM memiliki daya saing agar tidak terlindas.  

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sleman dari PKB Tri Nugroho SE mengatakan, jumlah UMKM di Kabupaten Sleman cukup banyak. Namun sayangnya, mayoritas para pelaku UMKM belum memiliki daya saing yaitu belum memperhatikan masalah pemasaran, pengemasan maupun manajemen yang baik.

"Kebanyakan UMKM hanya berjalan apa adanya. Mereka cukup puas dagangannya laku di daerah lokal saja. Bahkan belum memperhatikan pengemasan yang menarik maupun manajemen yang baik. Masih menggunakan manajemen pasar," kata Tri Nugroho, Minggu (15/12/2019).

Padahal, sebenarnya UMKM di Kabupaten Sleman mampu bersaing dengan daerah lain. Dari segi kualitas, banyak produk UMKM tidak perlu diragukan lagi. Terbukti banyak produk UMKM yang diterima pasar nasional maupun internasional. 

"UMKM punya kemampuan untuk bersaing. Sekarang ini tugas pemerintah untuk mendorong pelaku UMKM memiliki daya saing. Mereka dilatih bagaimana mengemas produk yang menarik, pemasaran yang baik dan manajemen yang benar," ucap politisi yang kerap dipanggil Hohok ini. 

Dikatakan Hohok, dalam hal ini tidak hanya berhenti di situ. Setelah dilakukan pelatihan perlu ada pendampingan dari dinas terkait untuk memastikan materi latihan diaplikasikan dalam melaksanakan usaha. 

"Bukan sekadar menjalankan program dan menghabiskan anggaran saja. Tapi bagaimana hasilnya setelah UMKM mengikuti latihan. Makanya perlu ada pendampingan. Soalnya kalau hanya sekali mengikuti latihan, keberhasilannya tidak bisa maksimal," tegasnya. 

Di samping itu, Hohok meminta kepada UMKM tidak gagap terhadap teknologi. Jika tidak mengikuti perkembangan zaman dan teknologi, UMKM akan tergerus atau ketinggalan. "Jangan anti terhadap teknologi. Sudah banyak yang terbukti, pelaku usaha yang tidak mau mengikuti zaman akan tertindas. Jangan pernah malu untuk update ilmu pengetahuan dan belajar teknologi," sarannya.(Sni) 

BERITA REKOMENDASI