Menjadikan Telur Asin Buah Tangan Khas Yogya

Editor: Ivan Aditya

SLEMAN, KRJOGJA.com – Sekitar 50 kaum ibu di wilayah Sleman dan sekitarnya mengikuti pelatihan membuat telur asin di Purwomartani Kalasan, Kamis (27/12/2018) siang. Para ibu yang sebagian merupakan ibu rumah tangga tersebut berniat memproduksi telur asin yang nantinya diharapkan menjadi salah satu buah tangan spesial dari Yogyakarta.

Endang Rukini, penggagas pelatihan mengungkap beberapa waktu lalu ia memiliki ide untuk mengumpulkan kaum ibu di wilayahnya untuk bersama belajar membuat telur asin yang selama ini telah ditekuninnya. Ide awalnya menurut dia karena sebagai sesama perempuan merasa selama ini belum bisa merdeka secara ekonomi.

“Kebetulan saya punya Grup OK OCE di aplikasi Whatsapp dan ternyata banyak sekali yang ingin tahu dan antusias akhirnya mendaftar. Hari ini hampir 50 orang datang. Rata-rata kaum ibu yang ingin merdeka secara ekonomi, termasuk membantu suami,” ungkapnya usai pelatihan.

Endang mengungkap dalam pelatihan, para ibu diberikan ilmu bagaimana membuat telur asin yang berkualitas, berbeda dari yang selama ini ada di pasaran. “Kami coba memberikan trik dan ilmu proses pembuatan telur denhan hasil bagus dan cara cepat agar bisa untuk industri,” sambungnya.

Tak ingin berhenti pada 50 ibu dalam pelatihan perdana ini, Endang yang juga memiliki basic usaha telur mengaku siap memperbanyak kelas pelatihan pada para ibu di seluruh wilayah Sleman dan sekitarnya. Ia berharap, telur asin khas Sleman ini mampu tumbuh menjadi salah satu buah tangan khas Yogyakarta.

“Kalau di Brebes kan jelas sudah jadi khas tapi rasanya berbeda dengan yang saya buat. Kualitasnya beda, maka mengapa tidak diboomingkan di Yogyakarta agar bisa jadi pilihan oleh-oleh. Nanti orang bakal bilang, wah telur asin di Yogya berbeda lebih enak, terus jadi buah tangan selain bakpia dan gudeg,” lanjut dia berharap.

Saat ini, telur bebek yang menjadi bahan utama masih didatangkan dari wilayah Blitar Jawa Timur. Telur bebek tersebut memiliki kuning telur yang berwarna oranye dengan kandungan omega 3 lebih besar daripada biasanya.

“Bahan yang kami gunakan telur bebek omega 3, bebek petelurnya diberi makan kepala udang. Sementara ini kami masih datangkan dari Blitar, namun kalau usaha para ibu berkembang tidak menutup kemungkinan produksi dari hulu ke hilir kita tarik di Yogyakarta. Harapannya bapak-bapak beternak bebek, para ibu buat telur asinnya,” pungkasnya. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI