Menjaga Budaya Tradisional, UAJY Adakan Lomba Jemparingan

SLEMAN, KRJOGJA.com – Di halaman parkir belakang Kampus II Gedung Thomas Aquinas Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) dipenuhi peserta jemparingan (panahan tradisional) yang berasal dari berbagai kota di sekitar Yogyakarta. 
 
Lomba jemparingan ini diadakan untuk memeriahkan Dies Natalis ke-52 UAJY.  Lomba ini cukup menarik bagi masyarakat, dilihat dari jumlah peserta yang ikut lebih kurang 153 orang. Para peserta berasal dari berbagai komunitas jemparingan di Kota Yogyakarta, Solo, Klaten, dan Sukoharjo. Panitia pun sampai harus menutup pendaftaran peserta karena sudah melebihi target yang ditentukan. Target panitia bukan hanya lomba jemparingan saja, namun juga ingin mengakrabkan antar peserta jemparingan.
 
Yang cukup menarik dari lomba jemparingan ini adalah para peserta berasal dari berbagai usia, mulai dari yang muda sampai yang sudah sepuh, bukan hanya laki-laki saja namun juga banyak peserta perempuan yang tidak kalah jago dengan kaum pria. Terlebih kostum peserta juga tak kalah unik, para peserta mengunakan busana kejawen bak arjuna dan srikandi, ada juga yang mengenakan busana ala pendekar masa lalu. 
 
"Ini untuk kedua kalinya saya mengikuti lomba jemparingan di UAJY, acaranya menyenangkan terlebih bisa bertemu dengan teman-teman yang memiliki hobi yang sama, kemudian saya juga berharap, untuk generasi penerus untuk ikut melestarikan dan meneruskan budaya yang sudah ada ini, jangan sampai hilang ditelan waktu,” tutur Afi atau yang kerap disapa Mbah Harjo yang merupakan  anggota jemparingan Sutosolo Sriwedari Solo. 
 
Mbah Harjo yang berbusana dengan balutan kain putih tersebut juga berharap ke depannya acara seperti ini terus diadakan dan dikembangkan.  
 
Panitia tidak merasa kesulitan dalam menyelengarakan acara ini, panitia juga berharap untuk tahun-tahun selanjutnya minat peserta bisa semakin baik. "Semoga kedepannya komunitas jemparingan UAJY bisa memiliki lapangan sendiri, jika lapangan yang digunakan sekarang jadi dibangun student centre,“ tutur Wisnu sebagai panitia acara. (*)
 
 

BERITA REKOMENDASI