Menteri PPPA: Program Desa Damai Memberikan Banyak Inspirasi

Editor: Agus Sigit

SLEMAN, KRJOGJA.com – Indeks Pembangunan Manusia (IPM) perempuan Indonesia masih berada di bawah laki-laki. Hal ini menunjukkan masih banyak ketimpangan yang dihadapi perempuan, mulai dari ekonomi hingga kasus kekerasan yang menimpa perempuan. “Kondisi ini menjadi PR bersama untuk segera diselesaikan atau minimal diperkecil gapnya,” terang Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Menteri PPPA) Bintang Puspayoga saat berdialog dengan kelompok perempuan penggerak perdamaian Desa Damai di Peace Village, Sinduharjo Sleman, Kamis (18/11/2021).

Menteri PPA hadir didampingi oleh Jamshed M Kazi (Country Representative and Liason Officer, UN Women) dan Istri Wakil Gubernur DIY Kanjeng Gusti Bendara Raden Ayu (KGBRAy) Paku Alam X. Kelompok Perempuan yang berdialog dengan Menteri PPA terdiri dari perwakilan kelompok Perempuan dari Desa Damai Sinduharjo Kabupaten Sleman, Kelompok Perempuan Gemblegan, Jetis, dan Nglinggi Kabupaten Klaten, kelompok perempuan Kelurahan Damai Tipes Kota Surakarta, dan kelompok perempuan Desa Damai Telukan Kabupaten Sukoharjo yang selama ini telah didampingi oleh Wahid Foundation dalam Program Desa Damai.

Menurut Bintang, Kementerian PPPA diberi amanah oleh Presiden Joko Widodo untuk fokus pada penanganan 5 isu prioritas, yaitu peningkatan pemberdayaan perempuan dalam kewirausahaan yang berspektif gender, peningkatan peran ibu dan keluarga dalam pendidikan/pengasuhan anak, penurunan angka kekerasan terhadap perempuan dan anak, penurunan pekerja anak, dan pencegahan perkawinan anak.

BERITA REKOMENDASI