Menunggu Pergub, Dishub DIY Minta Recruitment Driver Taksi Online Dihentikan

SLEMAN, KRJOGJA.com – Dinas Perhubungan (Dishub) DIY meminta perusahaan taksi berbasis aplikasi online agar menghentikan recruitment driver hingga Peraturan Gubernur (Pergub) yang mengatur penyelenggaraan taksi online disahkan dan berlaku di wilayah DIY. Hal tersebut disampaikan Plt Kepala Gatot Saptadi sesaat setelah menggelar pertemuan tertutup dengan perwakilan taksi plat kuning dan taksi online di Kantor Dishub DIY, Senin (8/5/2017) siang.

Gatot mengatakan saat ini pihaknya masih terus menggodok rancangan Pergub yang sedianya bakal jadi Mei 2017 nanti. Secara umum ada 11 poin yang bakal diatur dalam pergub diantaranya adanya tarif batas bawah dan kuota taksi berbasis aplikasi online di DIY.

"Sampai saat ini kuotanya masih seperti kesepakatan awal yakni 10 persen dari jumlah taksi konvensional, nanti akan diputuskan dalam SK Gubernur yang merupakan tidak lanjut Pergub dan sifatnya lebih mudah diperbaharui. Intinya begitu Pergub dikeluarkan semua harus mematuhi," ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Gatot juga meminta pihak perusahaan taksi berbasis aplikasi online untuk menghentikan proses recruitment driver hingga keluar Pergub DIY nanti. "Tadi memang perwakilannya terbatas tak bisa memutuskan, harus disampaikan ke Jakarta. Tapi khusus saya minta di Yogya ini sebulan dua bulan (menunggu Pergub) harus distop lah (recruitment driver)," lanjutnya.

Meski demikian, Dishub DIY menjanjikan keputusan yang bakal keluar nanti ditujukan untuk kepentingan masyarakat luas. "Tapi nanti Pergub keluar harus diikuti, diskusi ini bagian proses dan kami himbau alangkah lebih baik kalau bisa berkolaborasi mengapa tidak karena ini sudah dilakukan di kota lain dan muaranya untuk kepentingan masyarakat juga," ungkapnya lagi. (Fxh)

 

BERITA REKOMENDASI