Merapi Meletus Lagi, Dandim Sleman Tinjau Kesiapan Barak Pengungsi

SLEMAN, KRJOGJA.com – Gunung Merapi Jum'at (01/06/2018) Pukul 08.20 wib terjadi erupsi freaktif  dengan amplitudo maks 77 mm durasi 2 menit. Akibatnya warga Dusun Turgo dan Dusun Tritis Desa Purwobinangun Kec. Pakem mengungsi sementr ke titik kumpul Tritis.

Dandim 0732 /Sleman Letkol Inf Diantoro S.I.P Langsung turun kelapangan melaksanakan koordinasi dengan Forkopimda dan BPBD Sleman. Selain itu, memerintahkan Danramil dan Babinsa  melaksanakan pemantauan dan koordinasi dengan aparat desa, SAR dan relawan. Demikian keterangan pers kepada KRJOGJA.com, Sabtu (02/06/2018).

BACA JUGA :

Belum Ada Magma Keluar, Status Merapi Masih Waspada

Amplitudo Letusan Pagi Tadi Terbesar Sejak 2010

 

Hal ini guna membantu proses evakuasi dan menyiapkan sarana prasarana untuk kebutuhan pengungsi. Saat di lokasi pengungsian, Komandan Kodim Sleman menyempatkan berbincang dengan pengungsi yang sudah Lansia agar tetap tenang dan menjaga keaehatan.

"Semuanya diminta tenang karena sudah ada di titik aman di barak pengungsian yang akan di dampingi oleh Babinsa dan perangkat desa," imbuhnya.

Sebagaimana diketahui dengan status merapi yangg masih Waspada, maka penduduk yang berada di dalam radius 3 km dari puncak Gunung Merapi harus dikosongkan. 

"Tidak boleh ada aktivitas masyarakat di dalam radius 3 km. Kegiatan pendakian untuk sementara dilarang kecuali untuk kegiatan penyelidikan dan penelitian terkait mitigasi bencana," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam siaran persnya. (*)

 

BERITA REKOMENDASI