Metode Montessori Tingkatkan Kompetensi Guru SD

Editor: Ivan Aditya

SLEMAN, KRJOGJA.com – Media pembelajaran Montessori merupakan media berbasis aktivitas siswa. Siswa dapat menyentuh, merasakan dan melakukan pembelajaran dengan media tersebut.

“Ciri media berbasis Montessori yaitu menarik, bergradasi, memiliki kontrol kesalahan dan dapat digunakan secara mandiri,” kata Mukti Sintawati MPd, dosen Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Ahmad Dahlan.

Mukti Sintawati mengungkapkan hal tersebut saat melakukanPelatihanMetode Montessori untuk meningkatkan kompetensiGuru-guru di SD Muhammadiyah Macanan, Ngemplak Kabupaten Sleman, Kamis (24/09/2020). Dikatakan, kegiatan ini merupakan salah satu Program Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) yang diselenggarakan oleh Lembaga Penelitian dan Penganbdian Masyarakat (LPPM) UAD.

Tim PPM sekaligus narasumber dalam kegiatan ini yaitu dirinya Mukti SintawatiMPd, Asih MardatiMPddan Hanum Hanifa SukmaMPd dari Prodi PGSD-FKIP-UAD. Kegiatan dibuka oleh perwakilan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Ngemplak, Yudi Wardana MSc.

Menurut Mukti Sintawati, dipilihnya guru SD Muh Macanan dan guru-guru SD di Ngemplak, guru-guru tersebut sama sekali belum mengenal metode Montessori. “Jadi dikenalkan dan didampingi untuk mengembangkan kompetensi guru agar pembelajaran untuk anak SD lebih konkrit,” ujarnya.

Ditegaskan, dengan metode Montessori, terlihat bergradasi. “Maksudnya tahu tingkat perkembangan anak. Dari mudah ke yang sulit,” tuturnya, Jumat (26/09/2020).

Disebutkan Mukti Sintawati, peserta yang hadir sebanyak 23 guru SD dari Klaster Macanan. Kegiatan ini dilaksanakan dengan mengikuti protokol Kesehatan. Dalam kegiatan tersebut dilakukan pelatihan dan pendampingan pengembangan media berbasis Montessori.

“Melalui kegiatan ini, guru-guru SD diharapkan dapat melakukan pembelajaran dan mengembangkan media pembelajaran berbasis Montessori agar pembelajaran bagi siswa SD lebih konkrit,” ujarnya. (Jay)

BERITA REKOMENDASI