Mobil Gus Dur Ada di Tangan Levi Rici

SLEMAN, KRJOGJA.com – Tak banyak orang menyangka, mobil sedan mewah Mercedes-Benz, tipe W116-450SL keluaran tahun 1973 milik Levi Rici (40) sebelumnya merupakan mobil milik KH Abdurrahman Wahid alias Gus Dur. 

Pria berkacamata ini mengaku sangat bangga mobil bekas Presiden RI ke-4 jatuh ke tangannya. Saat ditemui wartawan usai pelaksanaan Jambore Nasional (Jamnas) Mercedes Benz Club Indonesia  (MBCIna), pria berkacamata ini menuturkan tidak ada motivasi apapun saat ia membeli mobil Gus Dur seharga Rp 300 juta ini.

"Yang jelas saya mengidolakan sosok Gus Dur dan senang dapat membeli kendaraan yang dulu sering dipakai Gus Dur untuk kunjungan-kunjungan. Saya mendapatkan mobil ini dari Pesantren Tebuireng," jelasnya saat ditemui di Prambanan.

Adapun tampilan interiornya meski mobil tua terkesan mewah dengan jok kursi berwarna merah. Dashboard mobil lawas tersebut juga terlihat masih asli.
Levi mengaku tidak ada yang ia ubah secara fisik dari kendaraan tersebut.
Untuk memperbaiki kendaraan ini menghabiskan dana kisaran Rp 200 juta.

"Mobil ini terjauh dipakai dari Surabaya hingga Batu Malang. Mobil ini untuk klangenan dan tidak saya pakai untuk keseharian sebab niatan sebagai koleksi dan saya merupakan penggemar merk mobil Mercy. Untuk datang ke Jogja saja mobil pakai sistem Towing alias Derek jadi tidak saya kendarai sendiri," jelasnya seraya menambahkan masih ada 6 mobil Mercy lagi yang dirinya miliki.

Ditanya mengenai STNK, ia menuturkan, STNK sebenarnya sudah mati sejak 2012. Kemudian baru 2019 ia memperpanjang lagi.  "Tetapi tidak saya balik nama, masih tetap dengan nama pemilik lama yakni Gus Dur," jelas pria asal Surabaya, Jawa Timur ini.

Hingga saat ini pihaknya belum berkeinginan untuk menjual kembali. Meski demikian, ia baru rela melepas mobil tersebut jika harganya sudah cocok. "Dulu ada yang menawarkan seharga Rp 625 juta, tapi saya belum bersedia. Mungkin baru saya lepas kalo ada yang berani menawar hingga Rp 800 juta," urainya.

Ketua Panitia Jamnas MBCI, Fergie Praditya menuturkan Jamnas MBCIna diikuti 3.000 peserta yang terdiri dari 90 club berbagai daerah di seluruh Indonesia.

Sementara salah satu panitia, Rakha Karisma menambahkan event Jamnas 2019 mengambil slogan "Feel the Harmony of Yogyakarta".

Ide slogan diambil karena di acara tersebut ada berbagai aktivitas yang akan menyatukan para peserta dengan budaya dan kearifan lokal Kota Yogyakarta. (Aje)
 

BERITA REKOMENDASI