Modus Baru, Modal Tongsis Komplotan Ini Bobol 17 Mesin ATM

Editor: Agus Sigit

SLEMAN, KRJOGJA.com – Tim Resmob Polda DIY berhasil mengungkap pembobolan sejumlah mesin ATM yang terjadi di Kota Yogya dan Kulonprogo. Empat tersangka, dibekuk polisi setelah berhasil menyatroni 17 mesin ATM dalam kurun waktu kurang dari 12 jam.

“Pencurian ini cukup unik, karena kurang dari 12 jam, para pelaku beraksi di 17 TKP mesin ATM dengan hasil uang tunai kurang lebih Rp 48 juta. Kebetulan yang dicuri yang ada di mesin ATM milik Bank BPD, sudah dicoba di ATM mesin lain tapi tidak berhasil. Alhamdulillah, kurang dari dua hari, kasus ini berhasil diungkap oleh tim Resmob Polda DIY dengan menangkap empat orang pelakunya,” ungkap Kabid Humas Polda DIY Kombes Pol Yuliyanto SIK di Mapolda DIY, Kamis (4/8/2022).

Wadir Reskrimum Polda DIY AKBP Tri Panungko SIK menjelaskan, keempat tersangka adalah DH (32) dan T, keduanya asal Bogor. Dua tersangka lainnya yakni DF (33) asal Bandung dan W (31) asal Lampung. “Mereka berbagi tugas, ada mengeksekusi, menyewa kendaraan sebagai sarana dan ada yang mengawasi. Eksekutor dari 17 kasus ini adalah tersangka WS dan TH, selain eksekutor, TH juga otak aksi,” ungkap Tri Panungko.

Wadir menyebut, modus yang dilakukan oleh komplotan ini tergolong baru. Para pelaku, menggunakan tongkat narsis (tongsis) yang dimodifikasi dan obeng sebagai alat kejahatan. Mereka masuk ke dalam mesin ATM, kemudian melakukan transaksi penarikan uang tunai seperti nasabah pada umumnya. Pelaku kemudian memencet tombol pengambilan uang nilai maksimal sebesar Rp 1,5 juta. Saat uang keluar, dengan cepat mereka memasukkan obeng sebagai ganjal lubang keluarnya uang. Setelah itu, tongsis digunakan untuk mengambil uang, kemudian obeng dicabut sehingga dalam layar monitor ATM, tertulis jika transaksi gagal dilakukan.

“Dengan begitu, otomatis saldo rekening kartu ATM yang digunakan pelaku untuk transaksi, tidak berkurang. Ini modus baru, para pelaku tahu cara kerja mesin ATM merek per merek,” urainya.

BERITA REKOMENDASI