MTsN 6 Sleman Luluskan 23 Siswa

Editor: Ivan Aditya

SLEMAN, KRJOGJA.com – Menghadapi dinamika dunia pendidikan yang kian dinamis, madrasah dituntut untuk senantiasa berinovasi. MTsN 6 Sleman sebagai salah satu madrasah unggulan di DIY dalam perkembangannya senantiasa berupaya menyajikan layanan pendidikan sesuai dengan kebutuhan anak.

Di lingkungan MTsN 6 Sleman semua anak mendapatkan layanan pendidikan sesuai dengan tingkat kemampuan berpikirnya, baik yang berfikir lambat, sedang maupun cepat. “Bagi siswa yang memiliki kemampuan berpikir cepat madrasah memberikan layanan program Sistem Kredit Semester/SKS dengan lama studi 2 tahun. Bagi anak yang berfikir lambat maupun sedang dikelompokkan dalam program paket,” kata Kepala MTsN 6 Sleman, Harsoyo dalam sambutannya pada acara wisuda dan pelepasan siswa kelas IX di Monumen Jogja Kembali (Monjali), Sleman, Rabu (15/06/2022).

Sedangkan Edi Purwanto, Kasi Guru Bidang Pendidikan Madrasah Kantor Wilayah Kementerian Agama DIY mengapresiasi atas berbagai prestasi yang telah diraih MTsN 6 Sleman, baik pada tingkat regional maupun internasional. Termasuk keberhasilan dalam penyelenggaraan program Sistem Kredit Semester (SKS) tahun ajaran 2021-2022 ini berhasil meluluskan sebanyak 23 siswa dengan lama pendidikan 2 tahun.

“ Penyelenggaraan program SKS di MTsN 6 Sleman didasarkan pada Surat Keputusan Direktorat Jendral Pendidikan Islam Nomor 6429 tahun 2020,” kata Wakil Kepala Bidang Kurikulum, Suwardi.

Sementara itu, Anang Sumarna yang diberikan tugas untuk mengawal program SKS menjelaskan, penyelenggaraan program SKS menuntut siswa untuk dapat belajar secara cepat dan mandiri. Dalam hal ini madrasah tidak memaksakan setiap siswa untuk mengikuti program SKS.

Keikutsertaan siswa dalam program sebagaimana dimaksud didasarkan atas kesadaran dan kesanggupan untuk belajar lebih giat dibandingkan dengan siswa lainnya yang mengikuti program paket. “Kalaupun dalam perjalanannya siswa tidak mampu mengikuti program SKS maka yang bersangkutan diperbolehkan untuk mengundurkan diri untuk bergabung dengan kelas program paket,” jelas Anang Sumarna.

Lebih lanjut diungkapkan, keberhasilan penyelenggaraan program SKS di MTsN 6 Sleman tidak dapat dilepaskan dari dukungan para guru maupun para orangtua. Jalinan komunikasi yang baik antara pihak madrasah dengan orangtua wali siswa merupakan faktor lain yang tidak boleh diabaikan. (Jay)

BERITA REKOMENDASI