Obat Cacing Dukung Kesehatan Puter

 

PENGGEMAR puter pelung mempunyai kiat-kiat tersendiri agar satwa klangenannya tersebut tak mudah terserang penyakit. Satu di antaranya rutin diberi obat cacing, misalnya membuat sendiri berbahan biji pinang. Selain itu dapat menggunakan obat cacing yang dijual di pasaran.

"Selain obat cacing khusus burung atau unggas, bisa juga obat cacing yang untuk manusia baik yang cair maupun kaplet," jelas penggemar puter pelung di kawasan Jalan Timur-Timur Sleman, Drs H Adzfar Ammar MA, baru-baru ini.

Ammar yang juga dosen UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta mengungkapkan, ketika sulit memperoleh pinang atau repot mengolahnya, ia biasa menggunakan obat cacing yang untuk manusia. Jika wujud kaplet perlu dipotong kecil-kecil seukuran biji jagung. Sedangkan yang wujud cair, cukup diteteskan menggunakan pipet. Untuk kerabat puter dan derkuku bisa lima tetes, sedangkan perkutut tiga tetes.

Lain halnya jika menggunakan biji pinang, yakni bisa memilih pinang masih muda lalu diambil bagian dalamnya. Setelah itu ditumbuk, dibuat bulatan kecil-kecil serta dilolohkan. Pemberian obat cacing dapat dilakukan seperti satu bulan sekali maupun saat burung puter pelung terlihat lesu dan tak ada napsu makan. Bahkan ketika akan pindah kandang, misalnya burung baru saja dibeli maupun akan pindahan kandang.

"Saya juga berusaha menjaga kebersihan kandang maupun bulu-bulu puter. Kandang rutin dibersihkan setiap hari dan burung dimandikan dua minggu sekali. Agar terhindar dari kutu yang sering ditemukan di bulu, air untuk memandikan dapat dicampur obat kutu," tandas Ammar. (Yan)

BERITA REKOMENDASI