Operasi Lilin Progo 2018, Kuantitas Naik Tapi Kondusif

 

SLEMAN, KRJOGJA.com – Dari rangkaian kegiatan Operasi Lilin Progo 2018 dari 21 Desember 2018 hingga 1 Januari 2019 secara kuantitas ada kenaikan gangguan kamtibnas  namun secara kualitas lebih kondusif dibanding Operasi Lilin Progo 2017.

"Tahun  2018 ada 90 kasus dibanding  2017 ada 65 kasus gangguan Kamtibmas atau mengalami kenaikan 38,46 persen,  terdiri dari kejahatan konvensional (78) naik dibanding 2017 (25), pelanggaran (0), gangguan (12), bencana (0)," papar Kabid Humas Polda DIY AKBP Yuliyanto SIK dalam Pers Release Operasi Lilin 2018 kepada Wartawan,  Jumat (4/1) di Aula Ditlantas Polda DIY.

Didampingi Wadirlantas Polda DIY,  AKBP P Yugonarko SIK,  Yuliyanto menyebutkan ada 9 kejahatan konvensional menonjol meliputi pencurian pemberatan (curat) 2 kasus,  pencurian dengan kekerasan (curas)  4 kasus,  pencurian kendaraan motor (curanmor) 2 Kasus,  aniaya pemberatan (anirat) 1 kasus. 

"Lakalantas ada 60 kasus  naik dibanding tahun 2017 (39 kasus) dengan meninggal dunia 7 naik dibanding 2017 (6), luka berat 1 turun 2017 (5)  luka ringan 94 naik 2017 (47), kerugian materi Rp 52.750.000 dibanding 2017 mencapai Rp 152.500.000, sedang pelanggaran lalu lintas total 11.523 diberikan tilang 3.525 kasus dan sisanya teguran 7.996 kasus," papar Yuli.
 
Yuli menegaskan situasi Yogya  selama Operasi Lilin 2018 aman terkendali, "Kemacetan masih wajar, perayaan Natal dan Tahun Baru lancar dan aman dengan kerjasama seluruh elemen," paparnya.  (M-3)

 

 

 

 

BERITA REKOMENDASI