Operasi Lilin Progo 2019, Kesadaran Pengguna Jalan Jadi Catatan

SLEMAN, KRJOGJA.com – Kurangnya kesadaran masyarakat untuk tertib berlalulintas masih menjadi catatan tersendiri dalam pelaksanaan Operasi Lilin Progo 2019. Selama dua minggu operasi ini dilaksanakan, ada 3.017 pelanggaran yang dilakukan pengendara. Dominasi pelanggaran masih dilakukan oleh kendaraan roda dua.

KBO Satuan Lalu lintas Polres Sleman Iptu Riki Heriyanto mengatakan, jumlah pelanggaran selama pelaksanaan operasi lilin Progo 2019 mengalami kenaikan jika dibandingkan pada tahun 2018. Selama pelaksanaan Operasi Lilin Progo 2018 terjadi 1.165 pelanggaran. Sedangkan jumlah kecelakaan yang terjadi pada Operasi Lilin Progo 2019 ada 18 peristiwa kecelakaan.

"Pada Operasi Lilin Progo 2018 hanya terjadi 8 kecelakaan. Namun tingkat fatalitasnya jauh berkurang karena tahun 2018 ada dua korban meninggal dunia. Sedangkan pelaksanaan Operasi Lilin tahun 2019 tidak ada korban meninggal," jelas Iptu Riki kepada KRJOGJA.com, Kamis (2/1/2020) malam.

Salah satu penyebab naiknya jumlah kecelakaan lantaran jumlah penjualan motor dan mobil tiap tahunnya juga bertambah. Selain itu juga kurangnya kesadaran masyarakat tentang tata tertib berlalulintas juga bisa mengakibatkan kecelakaan. Jumlah pelanggaran, didominasi kendaraan roda dua. Kebanyakan pengendara tidak menggunakan helm, melawan arus dan surat-surat yang tidak lengkap.

"Pada libur Natal Tahun Baru (Nataru) 2019, pengendara lebih banyak menggunakan jalur Tempel untuk masuk ke provinsi DIY. Sedangkan tahun 2018 pengendara lebih banyak yang masuk provinsi DIY melalui Prambanan," tandas Iptu Riki.(Aha)

BERITA REKOMENDASI