Pandemi Covid-19 Akses Pelayanan KB Terhambat

SLEMAN, KRJOGJA.com – Adanya pandemi Covid-19 menyebabkan terhambatnya akses pelayanan Keluarga Berencana (KB). Hal ini konsekuensinya berakibat bertambahnya akseptor drop out KB atau putus kesertaan ber-KB. Jika kondisi ini tidak diantisipasi menimbulkan berbagai masalah di kemudian hari, di antaranya meningkatnya angka kehamilan yang tidak diinginkan. Terjadinya ledakan angka kelahiran akibat keterbatasan mengakses layanan kontrasepsi di masa pandemi Covid-19.

Demikian diungkapkan Dr Ukik Kusuma Kurniawan SKM MPS MA, Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) DIY di Hotel Sahid Raya, Babarsari Sleman, Selasa (08/09/2020). Ukik Kusuma mengungkapkan hal tersebut dalam Rapat Review Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana (Banggakencana) tahun 2020. Review program memilih tema ‘Refleksi Program Banggakencana di Era Pandemi dan Strategi Pelaksanaan di Era Adaptasi Kebiasaan Baru tahun 2020’.

Dalam momentum tersebut BKKBN menyerahkan Tanda Penghargaan Dharma Karya Kencana kepada Prof dr Ova Emilia MMed Ed SpOG (K) PhD (Dekan Fakultas Kedokteran Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan UGM). Hadir dan membuka Review Banggakencana Sekda DIY Drs Kadarmanta Baskara Aji. Tampak hadir pula Gusti Kanjeng Bendara Raden Ayu (GKBRAyu) Paku Alam X (Wakil Ketua Tim Penggerak PKK DIY) membuka acara itu dengan pemukulan gong.

BERITA REKOMENDASI