Pandemi Covid-19 Tambah Penerima Zakat

Editor: Ivan Aditya

KARANGANYAR, KRJOGJA.com – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Karanganyar menyalurkan zakat natura ke 1.145 orang pada 2021. Penerima zakat bertambah dari golongan terdampak pandemi Covid-19.

Wakil Ketua Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Karanganyar, Iskandar mengatakan zakat natura tertuju manula maupun warga miskin yang relatif belum terjamah bantuan dari sumber manapun. Tiap bulan, BAZNAS menyalurkan paket sembako dan peralatan mandi ke mereka berupa 10 kg beras, kecap, minyak goreng, susu, sabun mandi, sabun cuci, pasta gigi dan sebagainya.

“Kami menerima data dari Dinsos tentang daftar by name by addres calon penerima zakat natura. Jumlahnya 177 orang. Itu tersebar di 17 kecamatan. Tahun 2020, penerimanya 968 orang. Kalau ditambah dengan yang baru, total 1.145 orang diberi zakat,” katanya, Senin (01/02/2021).

Harapannya, bantuan dari pentasyarufan dana umat itu meringankan beban warga miskin yang luput dari perhatian pemerintah. Distribusi paket bantuan ini diantar sampai ke pintu rumah penerima.

Sementara itu pada 2021, Baznas menarget perolehan Zakat Infaq Sodaqoh (ZIS) secara kolektif oleh Petugas Pemungut Zakat (PPZ) Rp 3 miliar. Jumlah ini masih sama dengan tahun sebelumnya. Sebanyak 56 PPZ diterjunkan.

“Ada yang seorang mengampu satu dusun dan ada yang lebih. Masa kerja PPZ satu tahun dan bisa diperpanjang. Mereka bertugas mengumpulkan zakat dari masyarakat. Per RT zakat yang dikumpulkan Rp50 ribu. Kalau lebih tidak mengapa,” katanya.

Pada tahun ini, PPZ menggunakan sistem pelaporan secara daring sehingga lebih cepat dan akuntabel. Di luar pengumpulan oleh PPZ, Baznas juga mengambil zakat dari ASN dan pegawai BUMD secara otomatis dari gaji bulanan yang totalnya Rp22,6 miliar per tahun. Penyalurannya dalam skema pentasyarufan ke delapan asnaf. (Lim)

BERITA REKOMENDASI