Panitia Pilur Siapkan KPPS Cadangan, Ini Alasannya

SLEMAN, KRJOGJA.com – Panitia Pemilihan Lurah (Pilur) di 35 kalurahan akan menyiapkan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) cadangan. Hal itu untuk antipasi jika ada petugas inti yang berhalangan pada saat pemungutan suara Pilur 12 September 2021 mendatang.

Kabid Pengembangan Kelembagaan dan Aparatur Kalurahan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kalurahan(PMK) Kabupaten Sleman Agung Endarto mengatakan, dengan situasi seperti sekarang, sangat mungkin ada petugas KPPS yang berhalangan. Di antaranya ada petugas yang terpapar Covid-19 dan harus isolasi maupun ada halangan lainnya. “Ketika ada petugas KPPS yang berhalangan seperti isolasi, otomatis tidak bisa bertugas. Hal ini perlu diantisipasi,” katanya, akhir pekan lalu.

Untuk antisipasi, masing-masing panitia akan membuat petugas KPPS cadangan. Namun itu hanya untuk petugas inti, yakni petugas aplikasi DPT, token generator dan petugas bilik. Panitia akan membuat petugas cadangan 3 persen dari jumlah petugas KPPS. “Petugas KPPS cadangan itu nanti akan diambil dari warga kalurahan tersebut. Petugas cadangan itu harus menguasai ketiganya yaitu aplikasi DPT, token generator dan bilik,” terangnya.

BERITA REKOMENDASI