Patung Kembara Resmi Jadi Ikon Baru UNY, Ini Artinya

Editor: KRjogja/Gus

SLEMAN, KRjogja.com – Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) memiliki simbol baru. Setelah menyelesaikan pembangunan sederet fasilitas kampus, seperti gedung perkuliahan hingga gerbang masuk yang tak lagi menjorok ke jalan, kini UNY meresmikan patung sekaligus taman adimarga.

Patung itu dinamakan Kembara. Nama tersebut datang dari seorang maestro seni Indonesia, I Nyoman Nuarta yang terkenal dengan maha karya Garuda Wisnu Kencana (GWK) di Bali. Ia tak hanya memberikan nama, tetapi juga terlibat dalam proses pembuatan patung yang ditempatkan di jalan masuk UNY itu.

“Saya sebenarnya grogi juga waktu itu mau minta ke Pak Nyoman,” buka Rektor UNY, Prof Dr Sutrisna Wibawa MPd kepada KRJogja.com, Kamis (13/2/2020) usai peresmian. Menurut Sutrisna, nama seorang I Nyoman Nuarta sudah besar di Indonesia. Deretan karyanya mampu memukau siapa saja yang melihat. Ditambah, patung-patung yang dihasilkan pasti dihargai tinggi dan tidak ala kadarnya.

“Waktu itu saya ketemu beliau di Bandung dan beliau sedang menggarap patung Fatmawati. Patung itu tidak main-main, bisa dihargai miliaran. Bikin saya semakin grogi, berkenan tidak ya Pak Nyoman dengan ide saya,” tambahnya. Gayung bersambut, ia justru diajak berbincang di ruang makan bersama Nyoman dan mulai mengutarakan idenya.

“Ternyata Pak Nyoman meminta untuk tidak memikirkan harga dan menyarankan saya untuk menghubungi bank rekanan. Ya pokoknya jangan ditanya ini berapa harganya karena sebenarnya ini adalah karya bank,” kata Sutrisna. Namun, ia tak main-main mengatakan itu. Karya tersebut juga dibantu sederet bank yang bekerjasama dengan UNY, seperti Bank BTN, Bank BPD DIY, Bank Mandiri dan Bank BNI.

Ditambahkan Nyoman yang sempat menghadiri peresmian itu, dirinya tertarik dengan ide Sutrisna. Sebab, UNY adalah salah satu universitas unggulan di Yogyakarta dan memiliki mahasiswa dari seluruh nusantara. “Jadi saya membayangkan UNY itu harus bisa mengembarakan ilmu di semua pelosok Indonesia. UNY harus terbang. Maka saya namakan Kembara dan logonya memang seperti sayap,” papar Nyoman yang hanya butuh waktu 3-4 bulan menyelesaikan itu.

Nyoman Nuarta juga berharap, adanya patung ini bisa semakin menginspirasi mahasiswa bahwa seni itu bukan hal yang merugikan. “Justru dari seni dan kebudayaan itu, jika dikolaborasikan dengan pariwisata yang baik, maka akan memiliki dampak positif. Indonesia itu kaya dan indah, tinggal bagaimana kita mengolahnya,” tandas Nyoman. (R-1)

 

UNY

BERITA REKOMENDASI