Pelatihan Pembuatan Batik Ecoprint, Media Pembelajaran IPA bagi Guru SD

Editor: Ivan Aditya

SLEMAN, KRJOGJA.com – Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) berhasil menyelenggarakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) berupa Pelatihan Pembuatan Batik Ecoprint sebagai Media Pembelajaran IPA Bagi Guru SD di Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Berbah Sleman. Lokasi pelatihan berlangsung di SD Muhammadiyah Semoya Tegaltirto, Kecamatan Berbah, Kabupaten Sleman.

“Tujuan diadakannya kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan guru SD dalam pengembangan media pembelajaran, meningkatkan keterampilan gurudalam hal penguasaan materi pembelajaran IPA terhadap peserta didik, dan meningkatkan mutu proses pembelajaran, serta mengolah ide kreatif guru SD,” kata Fery SetyaningrumMPd, dosen Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Jumat (09/10/2020).

Pemateri selain dirinya juga dilakukan Siwi PurwantiMPd (Dosen PGSD FKIP UAD) selaku pemateri ke-2. Selain itu bekerjasama pula denganpraktisi lulusan ISI, Bekti Windyastuti, SSn. Pelaksanaan pelatihan juga dibantu mahasiswaPGSD FKIP UAD, Wahyu Andika dan Mona Sholihahsebagai Co-Trainerdalam pengabdian tersebut. “Kegiatan ini didanai oleh LPPM UAD sebagai program PPM internal UAD sudah dilaksanakan, Jumat pekan lalu,” katanya.

Menurut Fery Setyaningrum, materi pengabdian berupa pelatihan memberikan wawasan baru kepada guru di PCM Berbah dengan menggunakan batik ecoprint sebagai media pembelajaran dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) terkhususnya materi daun sehinggaharapan kedepan. Harapannya guru nantinya dapat mengajarkan siswa tentang pigmen kloroplas, pertulangan daun, serta mengenal macam-macam daun.

Selain itu, media pembelajaran ecoprint juga dapat diintegrasikan dengan mata pelajaran Seni Budaya dan Prakarya (SBdP). Proses pelatihan berjalan dengan lancer yang dihadiri Kepala SD Muhammadiyah Semoya, Dra Arumiyati MPd.
Di awal kegiatan teori diberikan terlebih dahulu, selanjutnya peserta diarahkan untuk praktik bersama-sama membuat batik ecoprint secara langsung dengan bahan dan alat yang telah disediakan oleh tim pengabdian PGSD FKIP-UAD.

Ditambahkan, peserta pengabdian berjumlah 10 guru karena kondisi masih dalam keadaan pandemi Covid-19 sehingga TIM PPM memutuskan untuk membatasi peserta sebagai upaya untuk mencegah penularan wabah Covid-19. “Peserta pelatihan pembuatan batik ecoprint sebagai media pembelajaran IPA di PCM Berbah ikut berpartisipasi dan aktif dalamkegiatan ini. Mereka sangat antusias dan senang mendapat ilmu baru dari pemateri,” ujarnya. (Jay)

BERITA REKOMENDASI