Pelempar Batu Suporter PSS Akui Ingin Hadang Pendukung Persis

Editor: Ivan Aditya

SLEMAN, KRJOGJA.com – Bantahan terus keluar dari mulut RC (18) pelaku pelemparan batu suporter PSS saat di Mapolres Sleman, Jumat (25/1/2019). Meski mengaku tak melempar korban, namun RC yang juga pelajar sebuah SMK di Yogyakarta tersebut mengakui sengaja melakukan penghadangan dan pelemparan dengan sasaran suporter Persis Solo.

Ketika ditanya langsung oleh Direktur Reserse Kriminal Umum Polda DIY Kombes Polisi Hadi Utomo, RC dengan lantang mengatakan sejak awal niat berada di kawasan Kalasan adalah untuk menghadang suporter Persis Solo. “Itu Solo (yang diincar), tapi saya lewat jalur tikus bukan jalur Kalasan,” ungkap RC sembari menyatakan ia tak berada di lokasi saat kejadian.

RC juga mengakui sejak awal ia bersama rombongan yang diketahui terafiliasi salah satu suporter klub sepak bola di DIY memang memiliki niat untuk melakukan penghadangan pada suporter Persis yang selama ini diketahui punya dendam lama. “Rombongan itu ke rumahnya Denis di Kalasan itu memang untuk sweeping atau ngetem,” sambungnya.

Meski terafiliasi dengan kelompok suporter, namun Direskrimum Polda DIY tersebut menyatakan dengan tegas bahwa tindakan yang dilakukan murni kriminalitas. Hadi pun mengatakan tidak ada instruksi sama sekali dari organisasi suporter untuk bergerak dan melakukan tidakan tidak terpuji yang terjadi Sabtu (19/01/2019) lalu itu.

“Ini murni kriminalitas, meski mereka tergabung dalam kelompok suporter namun tidak ada yang namanya perintah atau apapun dari paguyuban atau organisasi suporternya. Ini murni tindakan kriminalitas,” tegas Hadi Utomo. (Fxh)

BERITA TERKAIT