Pembelian Hewan Kurban di Pasar Gamping Turun

Editor: Ivan Aditya

SLEMAN, KRJOGJA.com – Transaksi hewan kurban di Pasar Hewan Gamping menurun jika dibandingkan tahun kemarin. Hal itu dikarenakan faktor pandemi Covid-19 sehingga masyarakat yang membeli hewan kurban menjadi berkurang.

Kepala UPTD Pasar Hewan Gamping Yuda Andi Nugroho SPt MAP menjelaskan biasanya menjelang Idul Adha ini, hewan yang masuk ke Pasar Hewan Gamping sekitar 400 ekor perpasaran. Namun saat ini 300-350 ekor setiap pasaran Pahing.

”Pedagang yang membawa sapi ke Pasar Hewan Gamping menurun. Padahal biasanya menjelang Idul Adha sudah ramai, tapi sampai saat ini masih biasa,” kata Andi.

Sedangkan untuk transaksi, menurut Andi, juga mengalami penurunan jika dibandingkan tahun kemarin. Tahun kemarin, setiap pasaran transaksinya bisa mencapai 200 ekor. Namun saat ini hanya 130-150 ekor setiap pasarannya.

”Penurunannya cukup banyak. Pembeli yang datang kesini juga tidak seperti biasanya. Kalau tahun kemarin-kemarin, pasar sudah penuh,” katanya.

Menurunnya transaksi hewan kurban ini karena faktor pandemi Covid-19. Banyak sekolah yang tidak melaksanakan penyembelihan hewan kurban juga sangat berpengaruh. Bahkan ada masyarakat yang membatasi penyembelihan hewan kurban. ”Yang jelas masyarakat yang membeli hewan kurban berkurang. Ini tak lepas karena faktor ekonomi akibat Covid-19,” ucapnya.

Salah satu pedagang sapi di Pasar Hewan Gamping, Kamto mengakui sampai saat ini masih sepi pembeli. Bahkan dirinya membawa tiga ekor sapi belum laku. Padahal tahun sebelumnya, sudah banyak sapi yang terjual.

”Masih sepi. Ini hanya transaksi antarpedagang saja. Tapi untuk transaksi dengan pembeli langsung belum ada. Lonjakan penjualan dibanding hari biasanya mungkin hanya 2 persen. Kalau tahun kemarin, biasa 100 persen,” kata Kamto. (Sni)

BERITA REKOMENDASI