Pembesaran Ikan Bisa di Aliran Selokan

Editor: KRjogja/Gus

USAHA pembesaran ikan air tawar dari bibit sampai ukuran konsumsi tak harus di kolam, namun bisa juga di saluran irigasi (selokan) maupun membuat karamba di sungai.

Seperti halnya ketika menyambangi Pedukuhan Mandungan I Seyegan Sleman akan menemukan selokan yang digunakan untuk memelihara ikan terutama jenis nila merah. Lokasi selokan berdekatan dengan kelompok pembudidaya ikan Mina Manunggal di pedukuhan setempat. Pembelian bibit ikan nila merah terutama yang sudah remaja, bisa di tempat pembibitan maupun anggota Mina Manunggal yang memiliki bibit nila sudah ukuran remaja.

“Pengelola pembesaran ikan nila di selokan juga anggota dari Mina Manunggal, namun untuk modal dan keuntungannya masuk kas RT. Sampai saat ini semua RT di Mandungan I sudah mendapat jatah mengelola lokasi pembesaran ikan nila di aliran selokan. Setiap RT mendapat jatah dengan panjang sekitar 10 meter,” ungkap salah satu anggota Mina Manunggal, Budi Siswanto, Rabu (30/9/2020).

Setiap 10 meter, sebutnya, di selokan tersebut ada sekat terbuat dari besi yang dirancang ikan tak bisa melewati sekat tersebut. Namun, air selokannya tetap bisa mengalir dengan baik. Ketika ada sampah yang menempel di sekat, baik pengelola maupun warga yang melihat berusaha bisa segera mengambil. Suatu hal menguntungkan, ikan-ikan nila yang dibesarkan di selokan bisa lebih cepat besar. Faktornya antara lain kualitas atau sirkulasi airnya bagus dan ikan-ikan bisa mudah mendapatkan pakan-pakan alami.

“Lima RT di Mandungang I ketika secara berkala mencari bibit ikan nila ukuran remaja di kelompok Mina Manunggal juga akan menguntungkan kelompok, sebab tak perlu membesarkan sampai ukuran konsumsi sudah ada yang membeli. Ikan nila remaja di kolam saya termasuk yang pernah dibeli sebanyak 30 kilogram,” jelas Budi.

BERITA REKOMENDASI