Pembobolan ATM Modus Skimming Diduga Terjadi di Yogya, Polda Minta Korban Melapor

Editor: KRjogja/Gus

SLEMAN, KRJOGJA.com – Tertangkapnya lima pelaku sindikat pembobol ATM dengan modus skimming oleh jajaran Polda Metro Jaya Jumat (16/3/2018) hari ini turut menguak titik-titik operasi yang dilakukan komplotan di mana tiga diantaranya adalah warga negara Rumania. Yogyakarta pun disebut-sebut sebagai salah satu daerah yang dijadikan sasaran untuk meletakkan alat skimming di mesin ATM tersebut. 

Namun demikian, pihak Polda DIY belum bisa memastikan terkait ada atau tidaknya kejahatan pembobolan ATM dengan mencuri data pemilik ini. Kabid Humas Polda DIY AKBP Yuliyanto mengungkap pihaknya memang menerima laporan adanya nasabah bank yang kehilangan saldo tabungan secara misterius. 

“Tapi kita sedang dalami karena belum tahu apakah penyebabnya karena kejahatan skimming atau lainnya. Karena itu perlu diprint transaksinya termasuk rekening korannya,” ungkap Yuliyanto ketika ditemui wartawan Jumat (16/3/2018). 

Meski demikian, bila benar ada korban yang berasal dari wilayah DIY, Yuliyanto meminta untuk segera melapor baik ke Polda atau melalui Polres terdekat. “Silahkan langsung lapor saja bisa ke Polda atau Polres setempat agar bisa ditindaklanjuti,” sambungnya. 

Polisi pun meminta masyarakat untuk tetap berhati-hati saat melakukan penarikan ATM meski terduga pelaku telah berhasil diamankan. “Paling tidak diamati ada yang aneh atau tidak di mesin ATM, masyarakat harus lebih waspada,” pungkasnya. 

Sebelumnya, 33 nasabah BRI di beberapa daerah melapor karena saldo tabungan berkurang meski tak melakukan transaksi perbankan apapun. Para nasabah ini diduga menjadi korban kejahatan modus skimming. Dana senilai Rp 145 juta pun raib meski akhirnya pihak bank melakukan penggantian pada para nasabah. (Fxh)

 

BERITA REKOMENDASI