Peminat “Simpel” di BPD DIY Minim

Editor: KRjogja/Gus

SLEMAN (KRjogja.com) – DIY saat ini masih menyandang kota pelajar dengan ribuan sekolah mulai tingkat Paud hingga SMA/SMK. Namun ternyata peminat tabungan Simpanan Pelajar (Simpel) yang diinisiasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan BPD DIY sejak akhir 2015 masih sangat sedikit.

Bambang Kuncoro, Direktur Pemasaran Bank BPD DIY dalam gathering bersama OJK di kawasan Pakem, Sabtu (24/9/2016) mengatakan hingga Agustus 2016 baru terkumpul dana sebesar Rp 2.342 miliar dari tabungan Simpel ini. Jumlah tersebut menjadi yang paling kecil dibandingkan dengan jenis tabungan lain yang ditawarkan oleh BPD DIY.

"Tahun 2016 ini baru sekitar 2600-an rekening Simpel ini di BPD, sangat sedikit memang dibandingkan dengan program tabungan Sutra atau Simpeda. Jumlahnya memang paling kecil di BPD DIY untuk saat ini," terangnya.

Disebutkan Bambang, pihaknya terus berusaha meyakinkan masyarakat terutama yang memiliki anak untuk mengenalkan budaya menabung sejak dini. "Kami datang ke sekolah-sekolah, sosialisasi bahkan sampai ke beberapa kecamatan di Gunungkidul yang bahkan kami belum punya kantor cabang, kami upayakan agar budaya menabung tertanam pada anak-anak sejak dini," lanjutnya.

Menurut data BPD DIY, saat ini paling banyak jumlah rekening ada di Kabupaten Bantul yakni 1500-an dan Sleman yakni 1.100-an. BPD juga memberikan reward pada anak-anak yang membuka tabungan yakni buku dan alat tulis.

"Kami belum berikan bunga karena memang tujuannya mengenalkan budaya menabung. Setorannya pun cukup kecil yakni Rp 5 ribu di awal dan setorat selanjutnya Rp 1000," pungkasnya.

Sementara Probo Sukesi Kepala Bidang Pengawasan 2 OJK DIY menambhkan Simpel tersebut merupakan program yang digagas untuk mengenalkan perbankan sejak dini pada siswa sekolah. Menurut dia, OJK tak mewajibkan bank untuk membuat program tahungan Simpel yang seringkali dianggap kurang diminati masyarakat.

"Tujuannya memang untuk mengenalkan siswa gemar menabung, menghindari budaya konsumtif. Budaya menabung terlebih dahulu dan himbauan kami perbankan mendukung program ini, juga masyarakat terutama para orang tua," ungkapnya. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI