Pemkab Jamin Gas Melon Aman Hingga H+7

SLEMAN (KRjogja.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman menjain ketersediaan elpiji 3 kilogram aman hingga sepekan setelah lebaran. Pasalnya pemerintah melalui Dinas Sumber Daya Alam Energi dan Mineral (SDAEM) telah memiliki tambahan stok hingga Juli.

Koordinator Satgas Pemantauan Lapangan Elpiji Sleman Yos Pidihapsoro mengatakan, khusus Bulan Juli, Sleman mendapatkan penambahan stok gas tiga kilogram sebesar 12 persen dari alokasi harian sebesar 33 ribu tabung. Dengan jumlah ini, dipastikan gas melon hingga H+7 nanti aman.

"Sampai sejauh ini belum ada laporan adanya kekosongan gas tiga kilogram. Pihak Pertamina sendiri juga sudah mengalokasikan sebagian dari penambahan stok tersebut untuk persiapan lebaran. Dikarenakan saat lebaran, kebutuhan akan permintaan gas biasanya meningkat," katanya, Kamis (14/7/2016).

Di tingkat pangkalan, Harga Eceran Tertinggi (HET) saat lebaran tetap sama, yakni Rp 15.500 pertabung. Dengan adanya penambahan stok ini, pangkalan tidak mungkin menaikan harga seenaknya. Sebab konsumen bisa dengan mudah mendapatkan barang dengan harga murah di pangkalan lain.

Amannya stok gas tiga kilogram di pasaran juga diungkapkan Kepala Seksi (Kasie) Pengembangan Energi, Dinas Sumber Daya Air, Energi dan Mineral (SDAEM) Sleman, Purwoko Suryatmanto. Bersama satgas pengawas terus memantau pergerakan stok gas melon di masyarakat. Sejauh ini, stok gas di pangkalan aman.

"Di tingkat pengecer, stok gas juga berlebih. Apalagi khusus lebaran ada kebijakan baru yang diterapkan yakni memenuhi stok yang ada di pangkalan. Bila ditemui pangkalan kekurangan stok gas, agen akan langsung mengkoordinasukan untuk menambahkan kembali stoknya. (Awh)

 

BERITA REKOMENDASI