Pemkab Sleman Bakal Bangun 12 Embung

Editor: Ivan Aditya

SLEMAN, KRJOGJA.com – Untuk membantu warga khususnya petani di wilayah Prambanan, Pemkab Sleman membuat 12 embung. Proyek ini dilaksanakan selama tahun 2019 dan akan terus ditambah pada tahun 2020. Dengan keberadaan embung ini diharapkan bisa menampung air hujan dan digunakan untuk keperluan pertanian maupun peternakan warga.

Kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan (DP3) Sleman Heru Saptono mengaku sudah membangun embung di samping Abhayagiri Sambirejo Prambanan Sleman. Embung tersebut bisa menampung 700 kubik air.

Untuk mengantisipasi permasalahan air di wilayah Prambanan, selama tahun 2019 total sudah ada 12 embung yang dibangun. Pembangunan dilakukan dengan memberikan stimulan sebesar Rp 6 juta sebagai upah tenaga kerja.

"Embung cluwek ini luasannya 4 meter hingga 5 meter dengan kedalaman 2 meter. Embung ini bisa menampung air hujan dan bisa digunakan untuk mengairi sayuran, kebutuhan ternak dan penanaman komoditas pertanian lainnya," jelas Heru.

Menurut Heru, 12 embung tersebut dibangun tersebar di wilayah Prambanan, Sleman. Hal ini sesuai dengan karakteristik tanah yang ada di Prambanan. Karena tanahnya kedap sehingga embung-embung ini bisa menampung air hujan.

"Air hujan bisa tertampung karena airnya kedap. Jika embung dibuat di wilayah lain air mungkin saja bisa menguap atau meresap," tandas Heru.

Tahun 2020, lanjut Heru, pembangunan embung akan ditambah lagi. Pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Bappeda dalam pembangunan proyek embung ini. "Bappeda sudah percaya karena menyaksikan langsung embung yang dibangun dan manfaatnya bagi warga," tandasnya. (Aha)

BERITA REKOMENDASI