Pemkab Sleman Salurkan Dana Desa Tercepat se-DIY

Editor: Ivan Aditya

SLEMAN, KRJOGJA.com – Pemerintah Kabupaten Sleman berhasil meraih penghargaan atas kinerja tercepat penyaluran Dana Desa Tahun 2021 dari Kementrian Keuangan di Kompleks Kepatihan, Yogyakarta Jumat (03/12/2021)

Penghargaan diserahkan Kepala Kanwil Direktorat Jendral Perbendaharaan Kantor Wilayah Provinsi Yogyakarta, Arif Wibawa kepada Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo. Selain menyerahkan penghargaan tersebut, juga diserahkan Daftar Isian Penggunaan Anggaran (DIPA) Tahun Anggaran 2022.

Ditemui usai pemberian penghargaan, Kustini Sri Purnomo mengaku kaget dan tak menduga atas penghargaan tersebut. Apalagi penghargaan itu juga hanya diberikan kepada Pemkab Sleman dari seluruh pemerintahan yang ada di provinsi Yogyakarta.

Dirinya hanya ingin memastikan setiap program dan juga anggaran baik itu dari pusat atau daerah harus sampai di tangan masyarakat.

“Tentu ini akan semakin menggugah semangat dan kinerja teman-teman di pemerintahan. Apalagi untuk dana desa ini kan memang untuk masyarakat dan prinsip kita harus segera menyalurkan agar manfaatnya dapat langsung dirasakan masyarakat,” terang Kustini.

Kustini menuturkan, penggunaan dana desa di tahun 2021 masih difokuskan pada penanganan dampak pandemi covid-19. Beberapa diantaranya untuk pemulihan ekonomi, program pioritas nasional serta adaptasi kebiasaan baru yaitu desa aman Covid-19.

“Memang di tahun 2021 kemarin dana desa masih untuk (penanganan dampak) covid-19 ya. Seperti bantuan langsung tunai (BLT) salah satunya untuk menumbuhkan perekonomian. Dan yang lain fokus pada program padat karya,” kata Kustini.

Penggunaan dana desa di tahun 2022, Kustini menambahkan pemerintah desa masih harus berfokus pada program pemulihan ekonomi. Harapannya, ekonomi masyarakat bangkit dan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

“Pertama penanggulangan kemiskinan, kedua pembangunan dan pengembangan BUMdes serta peningkatan BUMdes untuk pertumbuhan ekonomi yang merata. Manfaatnya dana desa harus bisa dirasakan merata oleh masyarakat,” tambah Kustini.

Dilanjutkan Kustini, pihaknya mengapresiasi kinerja semua aparatur pemerintahan desa dan kabupaten. Serta mengucapkan terimakasih kepada semua pihak atas diraihnya penghargaan tersebut.

Untuk diketahui, besaran DD tahun 2020 sebesar Rp110,5 Miliar. Alokasi dasar dianggarkan Rp65 miliar, alokasi kinerja Rp2,59 miliar dan alokasi formula Rp42,8 miliar. (*)

BERITA REKOMENDASI