Pemkab Sleman Siapkan Rp 1 M Antisipasi Bencana

Editor: Ivan Aditya

SLEMAN, KRJOGJA.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman menyiapkan dana bantuan sosial (bansos) tak terencana Rp 1 miliar pada tahun anggaran 2019. Dana tersebut untuk antisipasi penanganan bencana alam di Kabupaten Sleman.

Kabid Anggaran Badan Keuangan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Sleman, Drs Muhammad Aji Wibowo MSi, Selasa (25/12), menjelaskan bansos tak terencana untuk penanganan bencana banjir, tanah longsor, angin kencang dan lainnya. Bantuan itu untuk membantu korban maupun rumah rusak akibat bencana.

“Tahun 2019, kami telah menganggarkan bansos tak terencana sebesar Rp 1 miliar. Harapannya, sewaktuwaktu terjadi bencana bisa dibantu dengan dana tersebut,” jelas Aji.

Persyaratan untuk mendapatkan bansos tak terencana ini, pihak desa mengajukan permohonan ke Bupati Sleman melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Selanjutnya BPBD melakukan verifikasi di lapangan.

“Jadi yang mengajukan itu dari desa dengan pengetahuan camat. Setelah diverifikasi oleh BPBD, nanti diajukan ke kami untuk pencairan bansos tak terencana,” ujarnya.

Berdasarkan Perbup No 36 Tahun 2017 tentang bantuan bencana, untuk korban rawat jalan tanpa observasi Rp 750 ribu, rawat jalan observasi Rp 1.250.000, rawat inap Rp 2,5 juta. Sedangkan untuk kerusakan rumah maksimal Rp 15 juta dan roboh maksimal Rp 30 juta.

Dana bansos tak terencana tahun 2019 memang ada penurunan jika dibandingkan tahun 2018. Tahun ini dana bansos tak terencana dianggarkan sebesar Rp 2 penurunan. Penurunan itu karena penyerapan dana bansos tak terencana tahun 2018 sekitar Rp 151 juta. “Penganggaran itu berdasarkan evaluasi penggunaan dana bansos tak terencana tahun 2018,” tuturnya. (Sni)

BERITA REKOMENDASI