Pemuda Pancasila DIY Minta Pelaku Klithih Ditindak Tegas

Editor: Ivan Aditya

SLEMAN, KRJOGJA.com – Beberapa hari lalu, beredar video yang memperlihatkan pemuda-pemuda mengenakan seragam Pemuda Pancasila mengantarkan ‘Santang’, pelaku kekerasan di Sleman Barat menyerahkan diri ke Mapolda DIY. Banyak yang lantas mengaitkan preman pelaku aksi klithih kekerasan jalanan di tiga lokasi dalam semalam tersebut terafiliasi dengan organisasi tersebut.

Ketua Majelis Pimpinan Wilayah Pemuda Pancasila DIY, Faried Jayen Soepardjan merasa jengah dengan hal tersebut dan meluruskan stigma masyarakat. Faried Jayen tegas menyebut Santang bukan anggota Pemuda Pancasila, bahkan sudah menerapkan sanksi tegas pada anggota yang ikut mengantar Santang ke kantor polisi lantaran bergerak tanpa mengikuti arahan pengurus.

“Pemuda Pancasila tidak pernah dan tidak akan pernah melindungi tersangka kriminal apalagi yang masuk daftar pencarian orang. Kami tegaskan pula, Santang itu bukan anggota Pemuda Pancasila,” terang Faried Jayen, Senin (17/02/2020).

Baca juga :

Kali Ketiga, Guiding Block di Jalan Suroto ‘Menghilang’ Lagi
Terlibat Kejahatan Jalanan, 11 Remaja Diamankan

Pemuda Pancasila DIY menurut Jayen justru mendukung tindakan tegas kepolisian untuk mengatasi klithih dan aksi kekerasan jalanan lainnya yang sudah sangat meresahkan. Tak main-main, bahkan Pemuda Pancasila mendukung langkah tegas yakni tembak ditempat bagi pelaku yang kedapatkan melakukan aksi kriminal tersebut.

“Jika memenuhi unsur dan sesuai prosedur, kami setuju langkah tegas tembak ditempat bagi pelaku. Aksi kejahatan ini bukan lagi kenakalan tapi sudah kriminal,” tegas dia.

Pemuda Pancasila DIY juga mengambil langkah nyata dengan melakukan pemantauan lingkungan masing-masing hingga ke tingkat anak ranting. “Kami sudah instruksikan karena ada tanggung jawab juga dari Pemuda Pancasila sebagai salah satu elemen masyarakat,” lanjutnya.

Sementara Wakil Ketua DPRD DIY, Rani Widayati secara terpisah mengatakan mengatasi aksi kekerasan jalanan perlu langkah preventif diantaranya deteksi dini dari lingkup keluarga. Dewan mendukung langkah pemda DIY untuk menerapkan langkah pencegahan agar kedepan peristiwa klithih yang seolah terus berulang bisa dihentikan. (Fxh)

BERITA TERKAIT