Penanggulangan Bencana, Kota Kagoshima dan Sleman Lanjutkan Kerjasama

SLEMAN, KRJOGJA.com – Pemerintah Kota Kagoshima Jepang melanjutkan kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman dalam hal upaya penanggulangan bencana erupsi gunung berapi. Pasalnya baik Kabupaten Sleman maupun Kota Kagoshima sama-sama berada di dekat gunung api yang masih aktif. Di Kabupaten Sleman ada Gunung Merapi dan di Kota Kagoshima terdapat Gunung Sakurajima yang merupakan salah satu gunung paling aktif di negara sakura tersebut.

Kesepakatan kerjasama itu sendiri sudah dimulai Oktober 2017 lalu. Sebagai bentuk lanjutan, tim dari Pemerintah Kota Kagoshima yang dipimpin Takashi Kofuku selaku Section Chief of Crisis Management Division mengadakan kunjungan ke Kabupaten Sleman. Termasuk diantara ke Museum Gunungapi Merapi hingga huntap yang berada di lereng Merapi.

Selain Takashi Kofuku, delegasi dari Kota Kagoshima ini juga ada Prof Masato Iguchi dari Sakurajima Volcano Research Center, Disaster Prevention Research Institute, Takahiro Kambayashi selaku staf Crisis Managemenet Division Kota Kagoshima dan Kenji Niihori selaku Secretary General or Director Organization of Volcano Disaster Mitigation.

Dalam kesempatan tersebut, Takashi Kofuku juga membacakan surat yang dituliskan Walikota Kagoshima Hiroyuki City untuk Bupati Sleman. “Kami telah mengembangkan berbagai macam tindakan pencegahan bencana kegunungapian dengan hidup berdampingan dengan gunung aktif Sakurajima selama lebih dari 60 tahun. Ketika kami datang berkunjung, kami ingin menggunakan Program Kerjasama Japan International Cooperation Agency (JIPA) dalam memberikan informasi tersebut kepada Anda,” ujar Takashi saat membacakan surat Walikota Kagoshima. 

Wakil Bupati Sleman Sri Muslimatun yang menerima tim dari Kota Kagoshima Jepang menyampaikan, secara geografis antara Kota Kagoshima dengan Kabupaten Sleman yang memiliki cukup banyak kesamaan terkait potensi bencana yang mungkin terjadi. Untuk itu kerjasama ini merupakan kesempatan bagi Pemkab Sleman untuk menggali informasi dan bertukar pengalaman.

"Terutama dalam hal pemanfaatan teknologi dalam hal mitigasi bencana. Mengingat Kota Kagoshima memiliki teknologi pencegahan dan sistem peringatan dini yang cukup maju, sehingga dapat meminimalisir korban jiwa maupun material ketika terjadi bencana," ujarnya.(Awh)

BERITA REKOMENDASI