Pencuri Gagal Beraksi di Rumah Mantan Juragan

Editor: Ivan Aditya

SLEMAN, KRJOGJA.com – Apes menimpa pelaku pencurian berinisial BH (25) asal Wonosobo Jawa Tengah, Minggu (18/04/2021) dinihari. Belum sempat beraksi, BH terjatuh dari eternit rumah korbannya, Rudiyanto (33) di Ngebel Cilik Sardonoharjo Ngaglik Sleman sekitar pukul 02.15 WIB.

Kapolsek Ngaglik Kompol Tri Adi didampingi Kanit Reskrim Iptu Budi Karyanto menjelaskan, pelaku datang ke TKP menyewa mobil rental. Kendaraan berhenti di utara rumah korban, kemudian pelaku masuk memanjat genting rumah korban melalui sisi utara. Namun apes bagi tersangka, karena atap eternit yang dilewatinya jebol sehingga ia terjatuh di kamar korban.

“Spontan, penghuni rumah berteriak pencuri, sehingga warga berdatangan melakukan pencarian. Petugas yang mendapatkan laporan, bergegas ke TKP dan pelaku yang berhasil diamankan, kemudian dibawa ke Mapolsek,” ungkap Tri Adi, Senin (19/04/2021).

Kapolsek menyebut, pelaku datang ke rumah mantan majikannya itu sengaja untuk mencuri, tapi aksinya gagal lantaran terjatuh dari eternit. Hal itu dikuatkan dengan barang bukti yang berhasil disita dari tangan pelaku.

Barang bukti yang disita yakni obeng, tang, linggis kecil, palu dan pisau. Hasil penyidikan, pelaku ternyata juga pernah membobol konter HP milik mantan majikannya itu pada akhir Maret. Saat itu, pelaku berhasil membawa kabur uang tunai Rp 40 juta lebih dan barang-barang di konter sehingga total kerugian mencapai Rp 68 juta.

“Pelaku dulu pernah bekerja di konter milik korban dan berhenti atas keinginan sendiri. Di konter tersebut, pelaku juga memanjat genting kemudian masuk lewat eternit,” ungkap Kapolsek.

Iptu Budi Karyanto menambahkan, hasil penyidikan juga mengembang ke TKP percobaan pencurian lainnya di daerah Magelang. Dari ketiga TKP itu, pelaku meminta bantuan orang pintar dan oleh orang tersebut diminta melakukan ritual tertentu sebelum beraksi.

“Atas perbuatannya, pelaku kami jerat Pasal 363 ayat (1) ke – 4 KUHP Junto Pasal 55 ayat (1) KUHP dan UU Nomor 12 tahun 1951 karena kedapatan membawa sajam,” pungkasnya. (Ayu)

BERITA REKOMENDASI