Pengadaan Tanah Tol Yogya-Bawen, Desa Mulai Susun Perdes

Belum lama ini, Pemdes Margodadi juga telah menggelar rapat dengan pihak sekolah terdampak yaitu SMKN 17 Seyegan. Meski luasan terdampak tidak terlalu besar, namun pihak sekolah memohon agar pemerintah bisa merelokasi sekolah. ”Pihak sekolah ingin relokasi, kaitannya dengan sistem belajar terganggu kenyamanan, bising, tidak bisa fokus. Jadi sekolah memohon pada desa untuk dilanjutkan ke Satker tol agar aset fasilitas desa bisa dibeli semua, untuk merelokasi gedung sekolah itu,” imbuh Agus.

Sementara Pj Kepala Desa Banyurejo Tempel Sunarta menjelaskan, ada lebih dari tiga bidang tanah milik desa terdampak tol Yogya-Bawen. ”Tapi itu jumlah belum pasti, masih kami cek lagi. Kami sudah menginventarisasi dan tinggal finalisasi pendataan,” terangnya.

Setelah data pasti, lanjut Sunarta, pihak desa akan mengajukan sidang ke Badan Permusyawaratan Desa (BPD). Diharapkan Perdes selesai bersamaan dengan dimulainya proses pembangunan tol di desa Banyurejo. Saat ini, seluruh pihak terkait di Pemdes, terus bekerjasama melaksanakan pendataan kas desa maupun pendataan masyarakat terdampak. (Aha)

BERITA REKOMENDASI