Pengaturan di Wilayah Perbatasan Diperketat

Editor: Ivan Aditya

SLEMAN, KRJOGJA.com – Jajaran Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda DIY, Minggu (08/08/2021) menggelar kegiatan Pengaturan Aktivitas dan Mobilitas Masyarakat (PAMM) di Tempel (perbatasan Sleman-Magelang) dan Prambanan (perbatasan Sleman-Klaten). Giat yang masih berkaitan dengan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), bertujuan memutus penyebaran virus korona, dipimpin Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda DIY AKBP Edy Bagus Sumantri SIK. Kendaraan (roda dua dan roda empat) yang hendak masuk ke wilayah DIY diperketat, dilakukan pemeriksaan untuk memastikan pengendara tidak terpapar Covid-19.

Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda DIY Kombes Pol Iwan Saktiadi SIK MH MSi didampingi Kasubdit Gakkum AKBP Edy Bagus Sumantri SIK, Minggu (08/08/2021) menyampaikan pelaksanaan Pengaturan Aktivitas dan Mobilitas Masyarakat (PAMM) masih terkait dengan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat maupun Level 4 yang ditetapkan pemerintah pusat. Dengan demikian, setiap kendaraan dari luar DIY yang hendak masuk ke DIY harus dilakukan pemeriksaan. Pemeriksaan difokuskan pada dokumen tentang tes swab, tes PCR, hingga vaksinasi, sebagai penguat bahwa yang bersangkutan tidak terppar Covid-19.

Iwan Saktiadi menyampaikan pihaknya pada hari Minggu (08/08/2021) melakukan kegiatan di dua tempat, yakni Tempel (perbatasan Sleman-Magelang) dan Prambanan (perbatasan Sleman-Klaten). Tidak sedikit pengendaran mobil dan sepeda motor yang hendak masuk ke wilayah DIY, terpaksa putar balik karena tidak bisa menunjukkan bukti telah menjalani tes swab atau PCR, serta kartu keterangan bukti telah menjalani vaksinasi.

“Tindakan tegas pihak kepolisian semata-mata untuk mencegah penyebaran virus korona serta memberi rasa aman dan nyaman kepada masyarakat,” tandas Iwan Saktiadi.

Pengaturan yang dilakukan pihak kepolisian, terutama untuk mengatur arus lalu lintas di perbatasan antarprovinsi, melalui Pos PAMM yang didirikan di daerah perbatasan. Karena itu, selama PPKM masih diberlakukan pemeriksaan terhadap mobilitas masyarakat (terutama yang hendak masuk wilayah DIY) pihak kepolisian akan terus melakukan pengaturan demi kepentingan masyarakat agar terhindar dari virus korona.

Iwan Saktiadi menyampaikan kegiatan serupa juga akan dilakukan di perbatasan Kabupaten Kulonprogo-Kabupaten Purworejo, dengan fokus dan sasaran yang sama, yakni kendaraan yang hendak masuk ke wilayah DIY. Diharapkan dengan pengaturan atau penyekatan di wilayah perbatasan, penyebaran virus korona bisa ditekan.

Karena itu, Iwan Saktiadi mengimbau masyarakat agar tetap menaati protokol kesehatan (prokes). Jika hendak masuk ke wilayah DIY, harus melengkapi diri dengan surat-surat yang telah ditetapkan terkait Covid-19. Sedangkan kendaraan dari wilayah DIY yang hendak ‘keluar’ nantinya akan berurusan dengan petugas kepolisian dari wilayah setempat. (Hrd)

BERITA REKOMENDASI