Pengelola Wisata Diminta Tegas Terapkan Protokol Kesehatan

Editor: Ivan Aditya

SLEMAN, KRJOGJA.com – Dinas Pariwisata Sleman meminta kepada pengelola objek wisata untuk tegas dalam menerapkan protokol kesehatan. Hal itu untuk mencegah terjadinya klaster baru di objek wisata di Kabupaten Sleman.

Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Sleman Sudarningsih mengatakan, sekarang ini sudah banyak objek wisata di Kabupaten Sleman yang mulai melakukan uji coba terbatas di tengah pandemi Covid-19. Mayoritas masih menekankan pada wisata keluarga yang berkunjung ke beberapa objek wisata.

”Banyak wisata yang mulai buka. Memang ada sebagian wisata berkelompok yang datang. Tapi masih banyak wisata berkeluarga, baik itu dari wilayah DIY maupun sekitarnya,” kata Sudarningsih.

Dalam situasi masih pandemi, Sudarningsih meminta kepada seluruh pengelola objek wisata untuk tegas dalam menerapkan protokol kesehatan. Yakni menyediakan tempat cuci tangan, wajib menggunakan masker, mengukur suhu tubuh dan jaga jarak.

”Kalau ada pengunjung tidak mau menggunakan masker ya tidak boleh masuk. Pengelola harus tegas. Semua ini dilakukan untuk mencegah terjadinya klaster baru di objek wisata di Kabupaten Sleman,” tegasnya.

Untuk menertibkan penerapkan protokol kesehatan di tempat pariwisata, Dinas Pariwisata telah bekerja sama dengan Sat Pol PP Kabupaten Sleman. Sejauh ini Sat Pol PP sering melakukan operasi di beberapa tempat wisata, kafe dan lainnya.

”Kami selalu mendapat laporan dari Sat Pol PP saat melakukan razia. Sudah banyak yang diperingatkan secara tertulis karena tidak menerapkan protokol kesehatan. Bahkan kalau masih membandel, bisa ditutup maupun dicabut izinnya,” tanda Sudarningsih. (Sni)

BERITA REKOMENDASI