Pengembangan Manajemen Usaha Surya Boga

Editor: Ivan Aditya

SLEMAN, KRJOGJA.com – Unit Produksi Jurusan (UPJ) Surya Boga, melakukan Pengembangan Manajemen Usaha oleh Tim Pengabdian Masyarakat, Teknik Industri, Universitas Ahmad Dahlan (UAD). Pengabdian dilakukan di SMK Muhammadiyah 1 Moyudan, Kapanewon Moyudan, Kabupaten Sleman untuk meningkatkan produktivitas

Tim Pengabdian Masyarakat beranggotakan Dr Siti Mahsanah Budijati STP MT, Fatma Hermining A ST MSc dan Wandhansari Sekar J ST MSc melakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat. “Kegiatan bertujuan untuk meningkatkan produktivitas UPJ Surya Boga di SMK Muhammadiyah 1 Moyudan melalui pengembangan manajemen usaha,” kata Fatma Hermining ST MSc, Rabu (06/10/2021).

UPJ Surya Boga merupakan unit usaha yang berada di bawah SMK Muhammadiyah 1 Moyudan, Kabupaten Sleman. UPJ Surya Boga dengan produk unggulan berupa minuman serbuk Kunir Jalak. Produk Kunir Jalak merupakan minuman serbuk olahan kunyit, jahe, dan temulawak yang baru mulai diproduksi sejak Juni 2021.

Menurut Sri Janatun, Kajur Tata Boga, produksi Kunir Jalak dilakukan karena melihat adanya peluang pasar yang merupakan efek pandemi Covid-19. Sebagai suatu usaha yang baru dimulai, Unit Produksi Jurusan (UPJ) Surya Boga masih memerlukan perbaikan pada beberapa aspek, di antaranya berkaitan dengan manajemen usaha yang dijalankan. “Untuk itu diselenggarakan penyuluhan manajemen usaha dan manajemen organisasi di ruang pertemuan SMK Muhammadiyah 1 Moyudan,” ujarnya.

Menurut Fatma, materi disampaikan dirinya, Fatma Hermining A ST MSc mengupas tentang pentingnya mengelola organisasi dengan baik untuk mencapai kesuksesan suatu usaha. Di hari yang sama juga disampaikan materi berkaitan dengan perhitungan harga pokok produksi, strategi penentuan harga jual dan analisis payback periode suatu usaha oleh Wandhansari Sekar J ST MSc.

Aspek keuangan merupakan hal yang penting dalam suatu usaha, untuk itu diperlukan perencanaan yang baik untuk memastikan usaha yang dijalankan akan memberikan keuntungan. Pertemuan berikutnya dilakukan di lokasi yang sama.

Pemateri Dr Siti Mahsanah Budijati, STP MT yang menyampaikan materi analisis SWOT, kemudian dilanjutkan dengan FGD bersama dengan peserta untuk mengidentifikasi Strength, Weakness, Opportunity, dan Threat yang dimiliki oleh UPJ Surya Boga. Pertemuan berikutnya kembali dengan Focus Group Discussion (FGD) antara tim pengabdian masyarakat dan pengelola UPJ Surya Boga untuk menentukan rancangan strategi bisnis yang sesuai.

Berdasarkan hasil FGD didapatkan beberapa hasil rancangan strategi bisnis yaitu memanfaatkan swalayan di sekitar dan platform online untuk memperluas pemasaran, merancang SOP, visi, dan misi untuk mendukung terciptanya produk unggulan Moyudan, menetapkan standardisasi harga jual produk yang kompetitif untuk mengatasi persaingan, dan mengajukan hak paten yang didukung melalui kandungan produk yang unik. Serangkaian kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh Tim dari UAD diharapkan dapat membantu UPJ Surya Boga dalam meningkatkan produkivitasnya melalui pengembangan manajemen usaha. (Jay)

UAD

BERITA REKOMENDASI